Isu Pungli Terpa Petugas DKP dan Syahbandar Kotabunan


TUTUYAN, ME - Oknum petugas dari Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (DKP Boltim) dan petugas Syahbandar Kotabunan tengah diterpa isu melakukan pungli (pungutan liar) terhadap masyarakat nelayan di Kotabunan dan Bulawan sebagaimana yang dikeluhkan.

 

Tudingan yang dilontarkan masyarakat nelayan yang menamakan diri mereka Danela (Darah Nelayan) mengatakan bahwa kedua oknum petugas tersebut setiap harinya selalu melakukan pungutan liar terhadap mereka setiap kali turun melaut dengan perahu Pajeko.

 

Informasi ini cepat sampai ke telinga Sehan Salim Landjar SH dan serta-merta membuat Bupati Boltim pertama pilihan rakyat yang akrab disapa Eyang ini bereaksi. “Masyarakat nelayan yang mendapati ada petugas melakukan pungli sebaiknya jangan sungkan-sungkan untuk segera melapor ke saya,” tukasnya.

 

“Kalau praktek pungli ini benar, kenapa takut melapor. Jangan jadi pengecut yang hanya berani berkoar-koar di luar tapi takut melapor langsung” tambahnya.

 

Ia juga mengatakan, jangan sampai oknum penyebar isu ini hanya dengar juga dari orang lain, sementara kebenarannya masih diragukan. Sebaliknya ia menandaskan, apabila temuan ini benar, masyarakat jangan takut untuk lapor langsung. 

 

“Tak usah takut melapor selagi yang disampaikan itu benar. Langsung saja lapor ke saya. Oknum yang melakukan pungli ini jika benar saya tidak akan sungkan-sungkan untuk menindak” tegas Eyang.

 

Foto : Bupati Boltim, Sehan Landjar.(Ist)

 

Penulis : Rahman Igirisa

Editor : Chres



Sponsors

Sponsors