Kota Manado Masuk 10 Kota Incaran Peritel Asing
MANADO, ME - Kota Manado menjadi incaran peritel asal mancanegara sebagai wilayah ekspansi bisnis mereka, bersama sembilan kota lainnya, yakni Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Medan, Palembang, Pekanbaru, Balikpapan dan Makassar.
Menurut Senior Associate Director and Head of Research & Advisory Cushman & Wakefield Indonesia, Arief N Rahardjo, peritel asing tertarik masuk ke sepuluh kota tersebut karena pertambahan jumlah kelas menengah yang diimbangi dengan peningkatan daya beli (concummer spending). Dengan pertumbuhan Gross Domestic Product (GDP) di atas Nasional yang rerata 5,9 persen, 10 kota ini dianggap sebagai pasar yang terlalu seksi untuk diabaikan.
"Peritel asing, antara lain yang berasal dari regional Asia dan Eropa, masih menganggap Indonesia sebagai pasar potensial untuk digarap. Terutama segmen pasar menengah yang makin tumbuh, jauh melebihi jumlah kelas menengah di negara Asia Tenggara lainnya. Terlebih dengan pertumbuhan ekonomi sepuluh kota tersebut yang bahkan beberapa di antaranya mencapai 7-10 persen per tahun," ujar Arie, di Jakarta, Senin (21/10/2013).
Selain itu, faktor lain yang memicu peritel asing menyasar kota-kota tersebut adalah aksesibilitas, kondisi infastruktur dan fasilitas penunjang lainnya, seperti keberadaan bandar udara, jalur bebas hambatan, dan jalan protokol sebagai syarat mobilitas atau pergerakan masyarakat ke pusat-pusat belanja yang dituju.
"Sepuluh kota tersebut memiliki syarat yang diinginkan peritel asing. Itulah mengapa, tidak semua ibukota provinsi mereka masuki, karena masih terkendala infrastruktur penunjang seperti jalan tol dan bandar udara. Contoh nyata adalah Samarinda, kendati merupakan ibukota provinsi, namun, jauh dari bandar udara Sepinggan. Lain cerita bila kota ini sudah memiliki bandara," imbuh Arief.
Kendati ada penetrasi wilayah garapan, namun tetap saja para peritel asing memilih Jakarta sebagai barometer yang dituju pertama kali. Mereka akan membuka gerai perdananya di ibukota ini.(kompas)
Foto : Kawasan Mega Mas Manado. (Ist)
Editor : Chres



































