Pencuri Ini Dibekuk Setelah Menggelepar Berpura-pura Sakit Ayan
Manado, ME - Ada-ada saja modus pelaku kriminal mengelabui polisi. Seperti pencuri spesialis pembobolan rumah ini. Pelaku yang berinisial AB alias Ardy (19), pura-pura sakit ayan. Ia menggelepar tak karuan. Karena memiliki bukti, polisi tetap membekuknya.
Ardy ditangkap Tim Reserse Mobile (Resmob) Polresta Manado saat sedang bertransaksi menjual motor yang diduga hasil curian di sebuah Pangkalan Ojek di Kawasan Pelabuhan Manado, Senin (7/10/2013) tengah malam.
"Sudah masuk target operasi (TO) kita, karena banyak laporan korban menyatakan ciri-ciri pelaku sama dengan yang ditangkap anggota kami," ujar Kapolresta Manado Kombes Pol Sunarto melalui Kasubag Humas AKP Johny Kolondam, Selasa (8/10/2013) sore.
Kolondam mengatakan pelaku sebenarnya sempat ditangkap beberapa pekan lalu, namun dilepas lagi karena tidak mendapatkan barang bukti. Pelaku yang terus berpura-pura menggelepar seperti sakit ayan membuat polisi tidak berani menahannya.
"Saat ditangkap pelaku berpura-pura menggelepar sehingga tidak bisa diambil keterangannya, sehingga dilepas kembali," terangnya.
Adapun barang bukti yang berhasil disita pada penangkapan berupa tas ransel yang berisikan 1 unit Laptop Axioo putih. Juga ditemukan buku tabungan Britama bersaldo Rp 118 juta atas nama Mientje Boki Ronoko yang beralamatkan di Kelurahan Malalayang Lingkungan VII Kecamatan Malalayang, ATM BRI, handphone dan peralatan rias.
Selain itu, ada 5 bundel karcis tanda masuk kegiatan Pasar Malam dan Hiburan Rakyat @Rp 10 ribu perlembarnya atas nama Atasya Even Organizer, palu berukuran besar, linggis dan besi bekas patahan pagar serta motor Honda Beat putih hijau bernopol DM 2945 AX.
Pelaku sendiri yang awalnya terus berpura-pura menggelepar sakit ayan, akhirnya tidak bisa menyembunyikan kedoknya dan kemudian mengakui perbuatannya. Barang hasil curian biasanya dijual ke beberapa tempat di pusat kota dan uangnya dipakai untuk kebutuhan hidup dan diberikan kepada pasangan lelakinya.
"Saya tidak punya tempat tinggal, makanya saya mencuri untuk makan," akunya dari balik terali besi tahanan Polresta Manado.(dtc)
Editor : Chres



































