Dewan Minta Pemkab Perjuangkan Nasib Ratusan Honda K2 Yang Tidak Terakomodir


Tondano, ME – Nasib ratusan Honorer Daerah Kategori 2 (Honda K2) yang tidak terakomodir dalam daftar Honda K2 di Kabupaten Minahasa karena tidak lolos dalam tahapan verifikasi, hingga kini belum ada kejelasan.

 

Hal ini mendapatkan perhatian serius dari Dewan Kabupaten Minahasa. Ketua Komisi 1 DPRD Minahasa, Febry Suoth, mengatakan, Pemkab Minahasa harus segera bertindak dan memperjuangkan nasib 191 tenaga Honorer yang tidak masuk dalam daftar Honda K2 yang akan mengikuti tes CPNS pada November mendatang.

 

“Pemkab memiliki tanggung jawab untuk memperjuangkan nasib para tenaga honorer yang tidak terakomodir ini, sebab mereka juga sudah berjasa besar mengabdikan dirinya bertahun-tahun di tanah Minahasa khususnya dalam menunjang suksesnya program-program pemerintah,” tegas Suoth.

 

Lanjut menurut Suoth, pengabdian yang telah diberikan oleh tenaga-tenaga Honorer ini, layak untuk mendapatkan penghargaan dari pihak Pemkab Minahasa. Memperjuangkan nasib mereka yang tidak termasuk dalam formasi 262 Honda K2 di Minahasa, menurut Suoth, adalah juga merupakan suatu tanggung jawab pemerintah dalam mensejahterakan masyarakat.

 

“Kami minta Pemkab Minahasa dapat segera menyelesaikan permasalahan ini agar tidak menjadi polemik yang berkepanjangan di masyarakat. Mereka ini memiliki hak yang patut untuk diperjuangkan,” ujarnya.

 

Seperti yang diketahui sebelumnya, dari 453 Honda K2 yang terdaftar di Kabupaten Minahasa, sebanyak 191 Honda dinyatakan tidak lolos dalam tahap verifikasi sehingga namanya tidak masuk dalam daftar Honda K2 yang akan mengikuti tes CPNS pada November mendatang.


Foto : Ketua Komisi 1 DPRD Minahasa, Febry Suoth.(Ist)

 

Penulis : Jeksen Kewas

 

Editor : Chres



Sponsors

Sponsors