Kepsek SDN 2 Bantah Pribadikan Inventaris Sekolah
Tondano, ME
Kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 Tondano, Katheryn Kolanus Spd, membantah tudingan bahwa dirinya menggunakan inventaris-inventaris sekolah untuk kepentingan pribadinya. Pernyataan tersebut dikatakan Kolanus menyusul sebelumnya ada tudingan bahwa dirinya membawa pulang dan menggunakan beberapa inventaris sekolah seperti beberapa buah laptop dan piano untuk hal-hal yang bukan kepentingan sekolah.
"Hal tersebut sama sekali tidak benar. Saya memang sering membawa pulang beberapa inventaris sekolah seperti laptop dan piano ke rumah saya, tapi itu saya lakukan demi keamanan barang-barang tersebut karena memang kami belum memiliki penjaga sekolah. Jadi bukan karena ingin menggunakannya untuk kepentingan-kepentingan saya semata, apalagi untuk memiliknya secara pribadi," ujarnya.
Lebih lanjut, dirinya pun membantah pernyataan yang menyebutkan bahwa jumlah laptop di sekolah tersebut berjumlah 7 buah. Dia menjelaskan, beberapa waktu yang lalu memang pihak sekolah tersebut menerima bantuan berupa laptop dan piano, dengan jumlah bantuan masing-masing, yakni 3 buah laptop dan 2 unit piano.
"Jadi tidak benar bahwa jumlah laptop yang merupakan inventaris di sekolah ini berjumlah 7 buah. Jumlah laptop yang diberikan sebagai bantuan untuk sekolah ini hanya 3 buah saja, dan salah satunya dalam keadaan rusak dan dipinjam oleh seorang guru dengan maksud untuk memperbaikinya," papar Kolanus.
Dia mengakui bahwa dirinya juga telah menghadap kepala Dinas Pendidikan Minahasa untuk mengklarifikasi terkait tuduhan tersebut. Dia pun menyatakan siap untuk mempertanggung-jawabkan semua inventaris sekolah bila akan dilakukan pemeriksaan di sekolahnya.
"Semua barang-barang inventaris sekolah dalam keadaan lengkap, dan bila akan dilakukan pemeriksaan, saya siap untuk mempertanggung-jawabkannya," pungkasnya. (Jeksen Kewas)



































