Bupati Minta Kepolisian Kembangkan Kasus Lakalantas
Istri Bupati juga Nyaris Tergelincir
Tutuyan, ME
Sekitar pukul 09.30 wita terjadi kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) yang terjadi diruas jalan Badaro - Tobongon, Kecamatan Modayag Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) yang saat ini sedang ada pekerjakan oleh PT Leilem Jaya, Senin (30/92013).
Dimana Kecelakaan naas ini menimpa kendaraan taksi umum berplat nomor DB 4501 P, yang dikemudikan oleh Ebin Mamonto warga desa Bai Kecamatan Nuangan dengan mengangkut 12 orang penumpang dan jatuh ke jurang berkedalaman kurang lebih 60 meter dari jalan, hingga mengakibatkan satu orang tewas dan dua penumpang lainnya luka - luka.
Hal ini mendapat Perhatian serius dari Boltim Sehan Landjar. Menurut Sehan Pihak Kepolisian harus jeli melihat kasus ini. "Saya minta pihak kepolisian harus mengembangkan kasus ini secermat mungkin," kata Sehan.
Pihak kepolisian jangan hanya menyalahkan pengemudi (sopir) namun melihat sebab-sebab kendaraan sampai masuk ke jurang. "Apalagi ada pekerjaan yang sementara dikerjakan oleh PT leilem Jaya," kata Sehan.
Ditambahnya, jalan yang sementara dikerjakan oleh PT Leilem Jaya tersebut membuat Istri Sehan Lanjdar sendiri sempat tergelincir. Karena jalan tersebut rawan kecelakaan, karena itu harus secepatnya untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut. "Mama Fuad sendiri disaat melewati tempat kejadian perkara tersebut kendaraannya itu sempat tergelincir," ungkap sehan.
Ditambahkannya Perusahaan yang sementara melakukan pekerjaan seharusnya menempatkan pengawas baik dari perusahaan itu sendiri maupun dari pihak kepolisian. “Saya mewarning untuk seluruh para kotraktor jalan harus menyelesaikan pekerjaannya yang dirasa rawan. Karena jangan ada lagi korban selanjutnya," ujar sehan.
Kapolres Bolmong AKBP Hisar Siallagan ketika dikonfirmasi Manado Express mengatakan, pihaknya tetap serius menangani masalah ini karena menurut Hisar sudah menjadi tugas dari pihaknya (kepolisian). "Tanpa diminta tetap kita seriusi karena memang sudah tugas kita." Tutur Sialagan.
Menurut Sialagan permintaan dari Bupati boltim Sehan Landjar tersebut akan menjadi motivasi yang besar bagi anggota Penyidik Lakalantas untuk bekerja dengan sebaik-baiknya.
Roy Somba Salah satu pimpinan PT Leilem Jaya saat di hubungi lewat via celuler mengatakan, saat kejadiaan tidak ada pekerjaan atau kegiatan yang dilakukan pada saat itu. “Karena semua staf waktu itu lagi persiapan di mess kotamobagu, kalau rambu-rambu ada di pasang baik dilokasi proyek maupun di pintu masuk dari arah badaro dan modayag, selain itu pihak PT Leilem berjanji akan memberikan santunan kepada keluarga korban kecelakaan," pungkasnya. (Rahman Igirisa)
Foto: Mobil saat didalam jurang



































