Telan Anggaran 1,8M, Pekerjaan Gedung Kantor DPPKAD Lamban


Tutuyan, ME

Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Sehan Landjar meninjau pembangunan kantor Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) yang sedang dikerjakan oleh CV JIM'S, Rabu (2/10/2013).

 

Bangunan yang berakhir kontrak tanggal 1 Oktober 2013 dengan nomor kontrak 19D.03-DPU/BMT/BCK/KONT/2013, tanggal kontrak 22 April 2013, menelan anggaran 1.870,514.000.00 dari sumber dana Alokasi Dana Umum (DAU) dengan waktu pelaksanaan 180 hari kalender terkesan lambat.

 

Landjar mengatakan dengan keadaan bangunan yang belum mencapai 60 persen pekerjaan ini belum tentu bisa rampung pada hari ulang tahun Boltim. "Saya katakan pekerjaannya sangat lamban, sehingga tidak akan mungkin akan rampung pada tanggal 4 oktober 2013 nanti," ungkapnya.

 

Tentu ini harus ada perhatian serius dari Kepala Dinas PU.  "Kadis PU harus memanggil kontraktor yang memenangkan tender ini, harusnya ada warning buat kontraktor seperti ini karena sangat lamban pekerjaan, sebenarnya pekerjaannya sudah masuk 90 persen karena sudah dari bulan april seharusnya tidak lagi seperti ini," jelasnya.

 

Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum (PU) Mindher Mawu saat di konfirmasi oleh Manado Express mengatakan, keterlambatan proyek bangunan DPPKAD ini diakibatkan karena sering ganti tukang. "Selama pekerjaan bangunan ini sudah 3 (Tiga) kali ganti bas (Tukang red), akibatnya pekerjaannya jadi terlambat, tetapi saya tidak mau tahu dengan alasan tersebut, karena itu bukan urusan Dinas PU tentang ganti-ganti bas (Tukang red) yang saya tahu tanggal 1 oktober 2013 bangunan sudah 100 persen," tuturnya.

 

Mindher menambahkan apa bila sampai waktu yang ditetapkan sesuai dengan kontrak, bangunan hanya jalan ditempat maka kami sebagai penanggung jawab akan memutuskan hubungan kontrak dengan oknum kontraktor. "Saya akan putuskan kontrak dengan oknum tersebut, dan akan diberikan kepada orang lain yang siap melanjutkan bangunan ini, tentu ada perpanjangan waktu kontrak dengan kontraktor baru," tutup Mindher. (Rahman Igirisa)

 

Foto: Bangunan DPPKAD yang belum selesai pembangunannya.



Sponsors

Sponsors