Di Pinawetengan Terdapat Kain Tenun Terpanjang di Dunia
Minahasa, ME
Desa Pinawetengan adalah merupakan salah satu destinasi wisata di daerah Minahasa. Betapa tidak, desa yang terletak di kecamatan Tompaso ini menyimpan beragam seni dan budaya daerah Minahasa. Salah satu yang menarik ditemukan di desa tersebut yaitu kain tenun terpanjang di dunia yang disimpan di Institut Seni Budaya Sulawesi Utara desa Pinawetengan.
Kain tenun tersebut adalah salah satu maha karya anak Minahasa yang juga telah menjadi salah satu icon daerah Minahasa. Dengan panjang mencapai 101 meter, oleh Guiness World Records, kain tenun Pinawetengan kemudian ditetapkan sebagai kain tenun terpanjang di dunia.
Dibalik kesuksesan tersebut, kain ini ternyata ditenun oleh 2 orang yaitu, Marlina Mandagi dan Deisy Kolompol. Dengan penuh ketekunan dan kerja keras, serta tekad untuk membuat sebuah kain tenun yang panjang, mereka pun mulai mengerjakannya dengan sebuah mesin songket. Alhasil, dengan dibantu beberapa rekan lainnya, dalam waktu 3 bulan mereka pun berhasil menyelesaikan tenunan kain yang setelah diukur ternyata mencapai panjang 101 meter.
Sisil Runtuwene, salah seorang penjaga di Institut Seni Budaya ini mengatakan, setiap harinya ada ratusan pengunjung yang datang ketempat tersebut untuk menyaksikan kain tenun terpanjang di dunia ini. “Jika hari libur, pengunjungnya bisa mencapai ribuan orang, dan biasanya pengunjung yang paling banyak adalah anak-anak sekolah,” ujarnya.
Selain kain tenun terpanjang di dunia, di tempat ini juga terdapat museum seni dan budaya yang menyimpan koleksi benda-benda kuno daerah Minahasa dan Wale Anti Narkoba satu-satunya di Indonesia. (Jeksen Kewas)
Foto : Kain Tenun Pinawetengan Terpanjang Di Dunia Versi Guiness World Records



































