Visi Misi Paslon Diuji Dalam Debat
Manado, MX
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi (Sulut), menggelar debat ketiga atau debat terakhir Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur di Pilkada Sulut 2024, Selasa (12/11) di Grand Kawanua Novotel. Visi Misi pasangan calon (Paslon) kembali diuji.
Adapun tema debat kali ini bicara tentang tata kelola pemerintahan, reformasi birokrasi, pelayanan publik, sinergi pemerintahan di semua tingkatan, serta pengelolaan wilayah perbatasan dan wilayah daerah tertinggal sebagai upaya memperkokoh NKRI dan wawasan kebangsaan.
Ketua KPU Sulut, Kenly Poluan dalam sambutannya mengatakan, pasangan calon dapat memanfaatkan momentum debat publik terakhir ini untuk kembali meyakinkan pemilih melalui penyampaian visi misi program terkait dengan tema debat publik ketiga.
"Malam ini, kami berharap juga para pemilih telah mendengar membaca dan mendiskusikan dalam keluarga, komunitas-komunitas dan kampus-kampus tentang pokok-pokok program yang disampaikan para pasangan calon dalam debat ke tiga dalam kehidupan publik dan universitas dapat mempertimbangkan memutuskan dan menentukan pilihannya dengan demikian dapat berpartisipasi dan mengaktualisasikan pilihannya di tempat pemungutan suara masing-masing pada Hari Rabu tanggal 7 November tahun 2024," kata Poluan.
Ditambahkannya, kesejatian partisipasi politik tidak hanya datang di TPS pada pilkada setiap 5 tahun sekali tetapi seharusnya berpartisipasi dilakukan sepanjang waktu.
"Selama pemerintahan demokrasi tetap digunakan sebagai sistem politik lokal di Sulut baik dalam partisipasi, perencanaan pembangunan maupun partisipasi dalam penyusunan anggaran dalam kepemimpinan daerah," tandasnya.
Pilkada Sulut 2024 sendiri diikuti oleh tiga pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur.
Ketiga paslon tersebut adalah nomor urut satu Yulius Selvanus-Vicktor Mailangkay, nomor urut dua Elly Engelbert Lasut-Hanny Joost Pajouw, dan nomor urut tiga Steven Kandouw-Alfret Denny Tuejeh. (Eka Egeten)



































