Foto: Ketiga pimpinan DPRD Minahasa saat dilantik oleh Ketua Pengadilan Negeri Tondano.
Ketua PN Tondano Resmi Melantik Pimpinan DPRD Minahasa 2024-2029
Tondano, MX
Ketua Pengadilan Negeri (PN) Tondano resmi melantik pimpinan DPRD Minahasa periode 2024-2029. Robby Longkutoy sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dan Putri Pontororing serta Adrie Kamasi sebagai Wakil Ketua
Pelantikan pimpinan DPRD Minahasa ini berlangsung di ruang sidang kantor dewan, Senin (4/11/2024) siang.
Pelantikan pimpina DPRD Minahasa definitif ini dihadiri Penjabat (Pj) Bupati Dr Noudy R.P. Tendean, MSi, Sekretaris Daerah Dr Lynda Deasy Watania, MM, MSi, Kajari Minahasa B. Hermanto, mewakili Kapolres Minahasa, Dandim Minahasa, para Anggota DPRD, serta para pejabat eselon II di jajaran Pemkab Minahasa.
Robby Longkutoy merupakan pimpinan sementara DPRD Minahasa memimpin rapat, kemudian resmi dilantik sebagai Ketua DPRD Minahasa definitif oleh Ketua Pengadilan Negeri Tondano.
Dalam sambutannya, Robby Longkutoy menyampaikan terima kasih kepada pihak-pihak yang mendukungnya di DPRD Minahasa ini.
"Harapan saya agar DPRD Minahasa dapat terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan," kata Longkutoy.
Selain itu, Ketua DPRD Minahasa definitif ini berkomitmen untuk memperjuangkan aspirasi rakyat dan melanjutkan agenda-agenda yang berpihak pada kepentingan masyarakat.
Semenatara itu, Ketua PN Tondano Y.M Dr. Erenst Jannes Ulaen, SH, MH, menyampaikan harapannya agar Ketua DPRD yang baru dilantik dapat menjalankan tugas dengan penuh integritas dan tanggung jawab serta senantiasa memperjuangkan keadilan bagi masyarakat Minahasa.
"Prosesi pelantikan ini menjadi momen bersejarah, dan diharapkan mampu membawa DPRD Minahasa lebih maju dalam melaksanakan tugas legislatif untuk kesejahteraan bersama," ungkapnya.
Senada disampqikan Pj Bupati Minahasa, Dr Noudy Tendenan, SIP, MSI, mengatakan pengucapan sumpah dan janji pimpinan dewan merupakan momen sakral dalam perjalan demokrasi.
"Momen ini bukan sekedar acara seremonial, melainkan sebuah langkah awal untuk mengokohkan komitmen, meneguhkan hati, dan menyatukan semangat demi masa depan Minahasa yang lebih baik," katanya.
Menurut Tendean, kehadiran pimpinan DPRD, adalah bagian dari harapan sebuah sinar yang menerangi jalan untuk terus melangkah bersama, bergandengan tangan membangun Minahasa, dengan semangat gotong royong dan sinergi yang kuat.
"Ditengah perubahan zaman yang begitu pesat, kita membutuhkan kepemimpinan yang tangguh dan visioner. Karena, pimpinan tidak hanya hadir menjalankan tugas dan fungsinya. Tetapi juga mampu menjadi panutan, penggerak, dan inspirasi bagi masyarakat," pungkasnya. (Erwien Bojoh)



































