Foto: Rumambi saat meninjau lokasi Lakalantas.
Rumambi Pastikan Marka dan Rambu Lantas di Titik Rawan
Manado, MX
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Manado, Reza Rumambi memastikan soal rencana pemasangan marka kejut dan rambu lalu lintas (Lantas) di lokasi rawan kecelakaan. Hal ini terungkap saat dirinya bersama Dinas Perhubungan Pemerintah Kota (Pemkot) Manado dan Kementerian Perhubungan meninjau lokasi kejadian kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) mobil antar jemput sekolah di ruas jalan belakang perumahan Griya Paniki Indah menuju ke arah Ring Road, kecamatan Mapanget, Rabu (18/9).
"Kami melakukan on the spot di lapangan bersama Dinas Perhubungan dan Kementerian Perhubungan. Ini upaya preventif, apa yang baik untuk dilakukan pasca kecelakaan yang baru-baru terjadi. Walaupun kecelakaan ini sudah berulang kali," kata Rumambi yang juga politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Sulawesi Utara (Sulut).
Ditambahkannya, pihak perhubungan baik dari kementerian dan Pemkot Manado langsung menanggapinya dengan cepat untuk dapat melakukan tindakan-tindakan pencegahan. "Pertama, akan dibuat marka kejut untuk kendaraan yang akan memasuki tikungan tajam. Kedua, adanya pemasangan rambu-rambu jalan untuk peringatan supaya kendaraan-kendaraan tidak cepat ditikungan," tegas Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah PDI-P Sulut ini.
Lebih lanjut dikatakannya, hal ini yang bisa dilakukan pertama-tama selain rencana dalam jangka yang lebih panjang. Ada perbaikan jalan di sini, apalagi ada jalanan menurun dan naik yang menyebabkan potensi Lakalantas terjadi. Masyarakat yang sering menggunakan jalan ini diimbaunya untuk lebih berhati-hati. Karena ada titik pintu masuk dan keluar yang cukup tajam belokannya.
"Makanya ketika akan masuk di wilayah ini ada tikungan tajam, berhati-hatilah berkendaraan. Demikian juga tempat kecelakaan yang kemarin, berhati-hatilah dalam berkendaraan. Kemudian periksalah kelayakan jalan kendaraan agar bisa meminimalisir kecelakaan," tandasnya.
Diketahui, kecelakaan ini mengakibatkan dua orang siswa SD kelas 1 meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara tujuh siswa lain yang ada di dalam mobil tersebut, ikut mengalami luka-luka. (eka egeten)



































