Papa Ayu Bersimbah Darah Kena Sabetan Samurai
Tutuyan-ME
Muasi Kamali yang sehari-hari disapa Papa Ayu (50) warga Tutuyan II Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Rabu (11/09/13), sekitar pukul 21.30 Wita menjadi korban sabetan samurai didepan toko korban sendiri. Pasalnya, Papa Ayu dituduh telah memperkosa Istri dari tersangka FM alias Fadly warga Tutuyan II. Korban sendiri langsung dilarikan kepuskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan intensif karena mengalami luka sabetan yang parah.
Menurut keterangan dari istri korban yang, Daeng Mapa (43), kepada sejumlah wartawan, kejadian tersebut berawal dari istri FM ingin meminjam uang sebesar Rp.500 ribu tetapi korban sendiri tidak berikan. Kemudian istri melapor kepada FM, tak lama kemudian FM melempari toko korban.
"Istri FM memang bekerja di toko saya, dan dia ingin meminjam uang ke suami saya sebesar lima ratus ribu, tapi kita p suami nyanda kaseh pinjam, soalnya toko baru buka,” ujar Daeng, istri korban.
Dari keterangan yang berhasil dihimpun Manado Express dimalam kejadian, pelaku sendiri sudah beberapa kali melempari rumah korban. Dengan dalihnya korban sendiri telah memperkosa istri pelaku, sehingga amarah pelaku terus memuncak.
"Dari kejadian tersebut FM mulai mengatakan bahwa suami saya itu telah memperkosa istrinya, dengan ucapan tersebut saya langsung melaporkan kepada pihak kepolisian. Tetapi pihak kepolisian sendiri tidak mengindahkan, dulu pernah juga mas penjual martabak dituduh oleh FM telah memperkosa istrinya,” ungkapnya.
Sembari berharap bahwa masalah ini ada perhatian dari kepolisian dan dapat teratasi karena sudah 1 tahun kami sabar dengan perlakuan pelaku telah mencemarkan nama baik.
"Saya minta kepada kepolisian agar masalah ini ada proses hukum, karena suami saya sudah jadi korban," pinta istri korban. (Rahman Igirisa)
Foto : Korban saat mendapatkan perawatan Intensif karena luka sabetan samurai.



































