Foto: Saat pembersihan longsor dan pohon tumbang disejumlah titik oleh personil Polsek,TNI bersama masyarakat
Polres Minahasa Bersama TNI, Pemda dan di Bantu Masyarakat Tangani Pohon Tumbang dan Longsor di Sejumlah Wilayah
Tondano, MX
Kepolisian Resor (Polres) Minahasa bersama jajaran Polsek, Tentara Nasional Indonesia, Pemerintah Daerah dan masyarakat, ikut bahu membahu mengatasi pohon tumbang di ruas jalan penghubung dan longsor dibeberapa titik.
Bencana yang terjadi ini, akibat cuaca ekstrem yang melanda beberapa wilayah di kabupaten Minahasa, pada Selasa malam hingga Rabu (26/6/2024) pagi.
Seperti pohon tumbang yang terjadi di Jalan Raya Seretan menuju Desa Kapataran tersebut, sempat mengganggu aktivitas warga yang hendak melalui jalan tersebut. Begitu halnya juga kejadian yang sama terjadi di Desa Atep Oki, Kecamatan Lembean Timur.
Kesemuanya itu, langsung ditangani Polsek bersama-sama TNI dan dibantu warga sehingga berhasil mengevakuasi pohon yang menghalangi jalan raya itu. Kerja keras mereka, arus lalu lintas pun kembali berjalan normal.
Sementara tanah longsor di perkampungan dan pekuburan Desa Atep, Kecamatan Langowan Selatan, juga mendapat perhatian serius dari tim gabungan. Langkah-langkah yang diambil adalah pembersihan dan penanganan untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan warga di wilayah itu.
Akibat curah hujan yang tinggi tadi malam hingga pagi, banjir di Desa Rumbia pun terjadi. Untung tim gabungan telah bekerja sama melakukan evakuasi dan penanganan banjir untuk mengurangi dampak yang akan ditimbulkan nanti.
Longsor di Desa Temboan, juga ditangani dengan sigap oleh tim gabungan. Dengan melakukan pembersihan material akibat longsor, untuk memastikan jalur transportasi serta pemukiman warga tetap aman. Begitu juga kejadian longsor di perkampungan dan Ruas Jalan Desa Manembo hingga Palamba, Kecamatan Langowan Selatan.
Dikatakan Kapolres AKBP S Sophian, SIK MH, akibat curah hujan tinggi disertai angin kencang yang terjadi di wilayah Minahasa, sehingga terjadinya pohon tumbang, longsor dan banjir.
"Semua kejadian itu dapat ditangani oleh tim gabungan, yakni Polres berkolaborasi dengan TNI dan masyarakat. Upaya ini, menurut Sophian, untuk memastikan keselamatan dan kelancaran aktivitas masyarakat agar mereka merasa aman dan terlindungi," kata Kapolres.
Lebih lanjut Sophian mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada dan melaporkan setiap kejadian yang berpotensi bahaya, diakibatkatkan cuaca ekstrem.
"Kenapa diminta masyarakat melaporkan setiap ada kejadian, khusus cuaca ekstrem yang melanda Minahasa karena pihak Polres dapat menangani dengan cepat dan tepat atas semua kejadian yang merugikan masyarakat," tutupnya. (Erwien Bojoh)



































