Gudang Perkakas Gereja di Kopi Wangker, Hangus Dilalap 'Si Jago Merah'
Langowan, ME
Bencana kebakaran kembali terjadi di daerah Minahasa. Kali ini, gudang yang dijadikan sebagai tempat untuk menyimpan berbagai macam perkakas Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Jemaat Smirna Kopi Wangker, kecamatan Langowan Barat, hangus dilalap si jago merah, Senin (09/09/13).
Data yang dihimpun wartawan Manado Express di lokasi kejadian, kebakaran diperkirakan terjadi sekitar pukul 18.30 WITA ini, awalnya diketahui oleh seorang bocah perempuan yang bernama Aprlia Pasuhuk. Saat itu, bocah berumur 5 tahun yang memang tinggal bersebelahan dengan rumah Gereja, hendak pergi ke toilet Gereja. Niat itu pun diurungkannya saat melihat kobaran api yang besar membakar bagian belakang gudang perkakas yang letaknya bersebelahan dengan toilet Gereja.
“Kaget saat melihat gudang sedang terbakar, dia (Aprilia_red) pun segera lari dan kemudian memberitahukan kepada orang tuanya bahwa gudang gereja sedang terbakar. Mengetahui informasi ini, orang tuanya pun kemudian berinisiatif segera memberi tahu warga sekitar bahwa ada kebakaran di kompleks gereja,” tutur Voni Rewah (52), warga desa setempat yang tinggal di sekitar lokasi kejadian.
Sebanyak 1 unit mobil pemadam kebakaran pun langsung dikirimkan ke lokasi kejadian untuk memadamkan api yang berkobar. Namun saat tiba dilokasi kejadian, api sudah berhasil dipadamkan oleh warga desa setempat, yang juga turut dibantu oleh warga desa tetangga yang segera datang ketika mengetahui ada kebakaran. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.
Sementara itu, akibat kebakaran tersebut, berbagai perkakas gereja yang disimpan dalam gudang yakni peralatan musik gereja, kursi plastik sebanyak 200 buah, genset, seng gereja sebanyak 200 lembar, serta berbagai perkakas gereja lainnya hangus terbakar. Kerugian yang dialami pihak Gereja akibat kebakaran ini di taksir mencapai Rp 200 juta. (Jeksen Kewas)
Foto : Ilustrasi Kebakaran



































