Minim Dana Operasional, P2KL Lakukan Kegiatan Penggalangan Dana
Langowan, ME
Panitia Pemekaran Kota Langowan (P2KL), rencananya akan melakukan kegiatan penggalangan dana yang akan dibutuhkan panitia untuk mengawal proses pemekaran Kota Langowan. Ketua Panitia Pemekaran Kota Langowan, Jeffry Pay. S.Sos, ketika diwawancarai Manado Express, Senin (09/09/13), menjelaskan, koordinasi untuk kegiatan penggalangan dana ini telah diserahkan kepada masing-masing hukum tua desa se-Langowan Raya.
“Semua camat yang ada di empat kecamatan sudah menyetujui kegiatan ini untuk dikoordinasikan kepada hukum tua desa setempat, dan untuk proposal penggalangan dana ini akan langsung diserahkan kepada masing-masing hukum tua desa yang ada di langowan raya,” terangnya.
Lebih lanjut Jeffry menjelaskan, dalam kegiatan penggalangan dana ini, panitia bersama hukum tua masing-masing desa, akan terlebih dahulu melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang maksud dari kegiatan penggalangan dana tersebut. Untuk pelaksanaannya, panitia akan mendampingi hukum tua desa bersama dengan orang yang telah dipercayakan dalam menangani kegiatan penggalangan dana ini, dan kemudian akan mengunjungi rumah setiap warga.
“Setelah disosialisasikan, nantinya setiap warga akan diberikan sebuah stiker yang akan dijual dengan harga minimal Rp 10.000 per buah. Namun tidak menutup kemungkinan ada warga yang memberikan jumlah lebih untuk menopang dana yang dibutuhkan panitia dalam mengawal proses pemekaran kota Langowan ini, tentunya sesuai dengan kemampuan masing-masing warga,” ujarnya.
Diakui Jeffry, penggalangan dana ini dilakukan karena memang dana yang dimiliki panitia untuk mengawal proses pemekaran Kota Langowan, khususnya untuk dana operasional, sangat minim. Apalagi untuk bulan September sampai Oktober ini, panitia akan bekerja keras untuk mengawal persidangan DPR dalam melakukan pembahasan untuk daerah-daerah pemekaran.
“Semua dana yang terkumpul akan kami gunakan untuk kebutuhan panitia dalam mengawal proses pemekaran kota Langowan, karena memang dana yang dimiliki panitia saat ini sangat minim, sedangkan kebutuhan operasional panitia untuk mengawal proses pemekaran kota Langowan yang saat ini sudah sampai ke meja DPR-RI membutuhkan dana yang lebih,” ucapnya.
Dirinya berharap, masyarakat Langowan kiranya dapat berperan aktif dan memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan penggalangan dana tersebut, karena lewat bantuan dana dari masyarakat, akan sangat menunjang panitia untuk mengawal terwujudnya pembentukan Kota Langowan.
“Untuk mewujudkan pemekaran kota Langowan yang memang sudah lama kita harapkan ini, kami sangat membutuhkan kerja sama dan partisipasi aktif dari masyarakat Langowan untuk memberikan dukungan penuh dan membantu menopang setiap kebutuhan yang akan digunakan demi kelancaran proses pemekaran ini,” pungkasnya. (Jeksen Kewas)
Foto : Ketua P2KL, Jeffry Pay. S.Sos



































