Sambut Nataru, Pemkab Minahasa Gelar Pangan Murah di Desa Paslaten Kakas


Tondano, MX

Sambut natal dan tahun baru (Nataru), maka Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa dibawah kepemimpinan Penjabat Bupati Dr Jemmy Kumendong, MSi menggelar gerakan pangan murah di Desa Paslaten, Kecamatan Kakas, Kamis (21/12/2023) tadi.

Pj Bupati Jemmy Kumendong, MSi mengatakan kegiatan ini merupakan kerja sama antara Pemkab Minahasa dan Propinsi Sulawesi Utara. Dimana gerakan pangan murah bertujuan untuk meringankan beban masyarakat, karena mengantisipaai lonjakan harga pangan di pasaran.

"Pangan murah yang dimotori pemerintah ini, merupakan bentuk perhatian kepada masyarakat. Apalagi saat perayaan natal sudah dekat, sehingga dilakukannya kegiatan seperti ini," kata Kumendong. 

Lebih lanjut, bupati menjelaskan untuk gerakan pangan murah ada lima titik yang di laksanakan di Kabupaten Minahasa. Dan pada dasarnya semua kegiatan yang dilakukan oleh Pemkab Minahasa ini untuk kesejahteraan masyarakat. 

"Di lima titik gerakan pangan murah yang akan dijalankan, antara lain Kecamatan Kakas, Kombi, Tondano, Tombariri dan Langowan Timur," terang Kumendong. 

Dalam kesempatan ini juga, bupati menyerahkan bantuan kepada keluarga yang terkena bencana kebakaran. Memang bantuan ini agak lama untuk dapat diterima oleh keluarga yang terdampak karena beberapa kendala. Namun, tetap juga disalurkan.

"Terkait bantuan ini tidak serta merta setelah ada bencana, bantuan langsung diterima. Itu semua ada prosesnya, karena Pemkab harus mengikuti aturan yang ada,"tandasnya.

Sementara itu, Kadis Pangan Tedi Sumual, menyampaikan apresiasi dan antusias warga disini untuk membeli pangan murah ini. Sebab, gerakan pangan murah tersebut merupakan program pemerintah untuk meringankan beban masyarakat.

"Karena, tugas pokok pemerintah bagaimana memikirkan akan kesejahteraan masyarakat. Nah, program ini salah satunya untuk meringankan beban. Apalagi, pasca kemarau panjang pasti semua harga pangan dan barang melonjak naik, karena permintaan yang lebih tapi bahan mengalami kekurangan," kata Sumual.

Untuk itu, menurut Sumual, dengan adanya lonjakan harga di pasaran maka pemerintah mengambil langkah langkah penting, guna mengatasi akan semua permasalahan di masyarakat jelang natal dan tahun baru.

"Gerakan pangan murah ini, pemerintah menyiapkan 220 bak telur ayam, 260 kantong beras dan 127 liter minyak kelapa," tandasnya. 

Hadir mendampingi bupati dalam pangan murah ini, Kadis Sosial, Kadis Perikanan dan Kelautan, serta Staf khusus. (Erwien Bojoh)



Sponsors

Sponsors