Cegah Berita Hoax, KPU Minahasa Gandeng Wartawan Berikan Edukasi ke Masyarakat


Tondano, MX

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Minahasa mengundang wartawan dari semua media yang dikemas dalam coffe morning. Dimana tujuan pertemuan ini untuk menangkal berita-berita hoax yang marak terjadi, apalagi tahapan Pemilu sudah bergulir.

Kegiatan KPU Minahasa ini mengambil tema optimalisasi pemanfaatan media dalam mencegah dan menangani berita hoax dalam penyelenggaraan Pemilu 2024. Dan acara tersebut berlangsung di Hotel Yama Resort, Rabu (6/12/2023) tadi.

Masa kampanye Pemilu Tahun 2024, telah dilaksanakan selama 75 hari dari 28 November 2023 hingga 10 Februari 2024. Sehingga menangkal isu-isu negatif di media sosial, maka KPU libatkan wartawan untuk menangkal informasi atau berita hoax lewat media.

Kegiatan ini dibuka oleh Komisioner KPU Kabupaten Minahasa Arif Kurniawan, dia menjelaskan bahwa kegiatan KPU ini sesuai tema optimalisasi pemanfaatan media dalam mencegah dan menangani berita hoax dalam penyelenggaraan Pemilu 2024. 

"Kami mengundang teman-teman wartawan dalam rangka menangkal informasi atau berita-berita hoax yang beredar di media sosial. Hal ini, menyusul ketika masa kampanye mulai bergulir sehingga masyarakat harus dibekali pengetahuan guna mencegah isu-isu miring tersebut, dengan cara informasi lewat media massa," kata ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, dan Partisipasi Masyarakat (Sosdiklih dan Parmas) ini.

Apalagi, menurut Arif, dari pusat hingga daerah untuk bakal calon Presiden dan Presiden maupun caleg sudah ramai diperbincangkan lewat TV dan medsos baik itu facebook, Instagram, Youtube serta Tik tok, tentang kelebihan dan keburukan masing-masing calon.

"Kenapa dilibatkan media massa, karena lewat informasi ke publik dari teman-teman wartawan bisa meredam berita-berita hoax yang di posting oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab tersebut," bebernya.

Selanjutnya, pemaparan dari nara sumber masing-masing Jeirry Sumampow, koordinator Komite Pemilih Indonesia dan Presidium Jaringan Demokrasi Sulawesi Utara Dr. Zulkifli Golonggom, M.Si yang dipandu oleh Kasub KPU Jerry Oroh.

Dalam pemaparan narsum Jeirry Sumampow, dia menekankan pada Isu-isu Demokrasi kontemporer yang terbagi beberapa bagian.

"Isu-isu yang dimaksud adalah melanggengkan kekuasaan munculnya bibit otoriter, terjadinya dugaan politik penyanderaan, makin menguatnya dinasti politik, penurunan nilai demokrasi, maraknya korupsi dan pelemahan KPK, intervensi kekuasaan terhadap lembaga hukum, dan persoalan ekonomi-sosial cukup berat," katanya.

"Pers selaku Pilar Demokrasi ke-4, dan sebagai alat kontrol untuk menyuarakan kepentingan masyarakat. Jadi, media sosial tak lebih populer dari media online yang didalamnya wartawan, karena dikelola secara profesional," tambahnya.

Sekarang ini, tahapan Pemilu berdasarkan internet termasuk didalamnnya media online, memang tidak sebanding dengan media TV nasional. Namun, sangat berpengaruh pada kepercayaan masyarakat.

"Untuk itu, teman-teman media harus rajin mempublikasikan regulasi-regulasi KPU tentang berita yang benar agar masyarakat bisa memahami mana yang betul dan salah, apalagi berita hoax yang dibuat oleh orang lain," tandasnya.

Seperti diketahui media yang paling berpengaruh terhadap masyarakat adalah TV sebesar 95%, internet 50%, radio 25-30%, dan media cetak tinggal 10%. Pengguna internet dunia mencapai 4.021 miliar dan Indonesia masuk pengguna terbanyak.

Sementara itu, narsum yang kedua Zulkifli Golonggom, menjelaskan pentingnya mengenalkan Partai Politik Peserta Pemilu 2024 kepada masyarakat, khususnya pemuda dan pemilih pemula. 

"Peran pemuda dan pemilih pemula, secara khusus di Sulut, hampir setengahnya, atau 48 persen, terdiri dari generasi milenial atau generasi zilenial. Makanya, peran media massa sangat penting dalam memberikan pemahaman atas keterlibatan mereka dalam Pemilu 2024," tandasnya.

Usai narsum memberikan materi, dilanjutkan dengan diskusi atau tanya jawab seputar berita hoax dan cara menangkalnya.

Selain narsum, kegiatan ini dihadiri semua komisioner KPU Minahasa bersama pejabat dan staf, di Hotel Yama tersebut. (Erwien Bojoh)



Sponsors

Sponsors