Foto: Bupati Dr Jemmy Kumendong, M.Si didampingi Kadis PMD Arthur Palilingan melakukan foto bersama dengan para Camat dan peserta.
Pj Bupati Jemmy Kumendong Buka Kegiatan Percepatan Pendaftaran BUMDes dan FGD Penurunan Stunting di Hotel Mercure
Tondano, MX
Penjabat (Pj) Bupati Minahasa, Dr Jemmy Stani Kumendong, M.Si, menghadiri sekaligus membuka kegiatan percepatan pendaftaran BUM Desa serta FGD Percepatan penurunan stunting melalui Pemerintah Desa/Kelurahan pada tahun 2023, di Hotel Mercure, Selasa (28/11/2023) tadi.
Kegiatan peecepatan pendaftaran BUM Des dan FGD Percepatan Penurunan Stunting ini, dihadiri para Camat dan Hukum Tua se Minahasa.
Dalam sambutannya, Kumendong berharap para perwakilan pengurus BUMDes dari seluruh Minahasa agar bisa menghasilkan output dan outcome terbaik dalam mewujudkan profesionalitas manajemen BUM Desa serta optimalisasi percepatan penanganan stunting.
"Memasuki tahun ke sembilan desa-desa di Minahasa mengelola Dana Desa (DD) yang bersumber dari APBN, dengan total dana sekitar 1,4 triliun. Dana tersebut diterima dan telah memberikan stimulan bagi akselerasi pembangunan infrastruktur pedesaan, seperti jembatan, gedung, jalan usaha tani, sarana prasarana olahraga dan lainnya yang mampu menghiasi wajah desa di Minahasa," kata bupati.
Program tersebut, menurut Kumendong, diimbangi dengan pemberdayaan masyarakat, serta peningkatan kapasitas dan keterampilan masyarakat desa.
"Program ini tentunya akan diberikan bantuan kepada usaha ekonomi produktif, pengembangan BUMD dan TTG, penanganan stunting, kualitas kesehatan dan pendidikan, penanganan bencana alam, dan non alam serta berbagai inovasi menjadi prioritas yang dianggarkan tiap tahun," ujarnya seraya menyatakan BUMDes dan penanganan stunting merupakan program prioritas pemerintah yang patut mendapat perhatian.
Terkait penanganan stunting, Bupati Kumendong, mengecek langsung kepada setiap perwakilan desa menyangkut persoalan di lapangan.Target prevalensi stunting nasional tahun 2024 sebesar 14 persen, sedangkan target Pemkab Minahasa sekira 12 persen. Untuk itu, diperlukan aksi yang dilakukan secara efektif, konvergen dan terintegrasi melibatkan lintas sektor, termasuk pemerintah desa melalui program dan kegiatan yang dapat didanai dari Dana Desa sesuai kewenangan Desa.
"Anggarannya cukup untuk penanganan stunting tahun 2024 mendatang. Kepada Camat serta Perangkat Desa saya minta harus memperhatikannya,"tutup Kumendong yang didampingi Kadis PMD Minahasa Drs Arthur Palilingan. (Erwien Bojoh)



































