Foto: HUT Desa Tambala ke 38 dan parade ikan bakar gratis sementara berlangsung
Parade Ikan Bakar Gratis Meriahkan HUT Desa Tambala Tombariri
Tondano, MX
Suasana ceria dan bahagia menyelimuti warga Desa Tambala, Kecamatan Tombariri. Pasalnya, di Hari Ulang Tahun (HUT) desanya yang ke 38 berbagai kegiatan pun dilaksanakan selama satu hari penuh.
Terbukti, sehabis ibadah syukur hari jadi Desa Tambala. Tari-tarian Lansia diperagakan dalam moment tersebut, kemudian diikuti penampilan Stars Model Entertain dan menampilkan band di lapangan depan kantor desa.
Tak hanya itu, Parade Ikan Bakar pun menghiasi pagelaran HUT Desa Tambala tersebut. Warga sekitar maupun tamu undangan disuguhkan makanan dibarengi ikan bakar gratis.
Hukum Tua Desa Tambala Hamka Naya, didampingi Ketua TP-PKK Tambala, mengucapkan selamat datang kepada tamu undangan, khususnya Bupati Minahasa yang diwakili Kadis Pemadam Kebakaran (Damkar) Drs. John Kapoh, M.Si bersama Camat Tombariri beserta para pemuka agama di wilayah Kecamatan Tombariri.
"Dari persiapan sampai hari H-nya HUT Desa Tambala cukup memakan tenaga, waktu dan dana tapi bersyukur bisa dirayakan semeriah ini. Berhasilnya acara ini, berkat campur tangan warga masyarakat. Untuk itu, diucapkan terima kasih kepada panitia dan warga Desa Tambala yang sudah melibatkan diri dalam menyemarakan hari jadi desa tercinta kita ini," ucapnya.
Ditempat yang sama, Kadis Damkar Drs John Kapoh, M.Si mewakili Bupati Minahasa, menyampaikan Desa Tambala ini merupakan desa pemekaran dari Desa Sarani Matani pada tahun 1986 lalu, dan salah satu desa yang unik.
"Kenapa saya katakan unik, karena Desa Tambala ini terdiri dari berbagai suku, agama dan ras, tetapi dalam memajukan pembangunan tetap warga disini bersatu padu dan saling bergandengan tangan. Artinya, biar berbeda-beda kita tetap satu," kata Kapoh, sembari mengucapkan selamat hari jadi Desa Tambala ke 38 semoga Tuhan Membetkati kita sekalian.
HUT Desa Tambala ke 38 dilaksanakan dengan meriah, menurut Kapoh, pertanda kerukunan diwilayah ini tetap terjaga. Untuk itu, menghimbau kepada warga agar jangan terpengaruh pada pertikaian Palestina dan Israel. Jika terpengaruh pada permasalahan mereka, akan menyebabkan kerugian bagi kita juga.
"Jadi, urusan diluar negeri biarlah mereka yang akan menyelesaikan. Pemerintah Kabupaten Minahasa dibawah kepemimpinan Bupati Jemmy Kumendong, berharap supaya urusan kita adalah memajukan pembangunan, bukan mengurus pertikaian," tandasnya. (Erwien Bojoh)



































