Pj Bupati Jemmy Kumendong Narsum pada Pelatihan PKAPD dan PKD di Hotel Peninsula


Tondano, MX

Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi Sulawesi Utara bejerja sama dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), menggelar Pelatihan Peningkatan Kapasitas Aparatur Pemerintah Desa (PKAPD) dan Pengurus Kelembagaan Desa (PKD), di Hotel Peninsula Manado selama satu minggu.

Kegiatan pelatihan dari Kementerian tersebut, dihadiri Wakil Gubernur Sulut Drs Steven Kandouw. Sementara Pejabat (Pj) Bupati Minahasa Dr Jemmy Kumendong, M.Si menjadi narasumber pada pelatihan dari Kemendagri RI Gelombang VIII itu. 

Materi yang dibawakan Pj Bupatu Minahasa ini mengenai Kepemimpinan kepada para Aparatur Pemerintah Desa (APD) Kabupaten Minahasa.

Sebelumnya pada gelombang ketujuh, beliau juga datang sebagai narasumber dengan memberikan materi mengenai Kepemimpinan.

Pj Bupati Kumendong menjelaskan jika dana desa bisa dialokasikan untuk penanggulangan bencana alam di desa masing-masing

"Apabila terjadi bencana alam diwilayah salah satu desa di Minahasa, dana desa harus bisa dialokasikan. Jangan sampai ketika terjadi bencana, desa tidak bisa mengatasi masalah tersebut karena menyangkut dana," katanya, Senin (16/10/2023).

Dia juga menegaskan jika seluruh APD harus mampu memimpin desa mereka sesuai dengan aturan yang berlaku.

"Pemimpin desa harus punya integritas," ujarnya.

Selain itu, Pj Bupati Jemmy Kumendong, menyinggung bahasa daerah untuk terus dilestarikan disetiap wilayah di Minahasa.

"Saya harap bahasa daerah tetap dijaga, karena itu menjadi kearifan lokal. Contoh, lagu-lagu yang menggunakan bahasa daerah sekarang sudah berkurang. Untuk itu, pemerintah desa bisa buat lomba cipta lagu bahasa daerah atau nyanyi lagu daerah," ujarnya.

Lanjut, dia ingatkan kepada APD agar jangan sampai budaya lokal Minahasa mulai hilang di era sekarang ini.

"Ini budaya lokal, orang dari luar bisa mengenal kita Minahasa karena budaya. Selain itu, saya berharap para APD bisa menjalankan fungsi dan tanggung jawab sebaik-baiknya untuk kepentingan desa dan masyarakat," tutupnya. (Erwien Bojoh)



Sponsors

Sponsors