HMI BMR Minta Komisi IX Jangan Sekedar Umbar Janji
Kotamobagu, ME
Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bolaang Mongondow Raya (BMR) mewanti Komisi IX DPR-RI untuk menyeriusi apa yang menjadi aspirasi masyarakat sebagaimana terhimpun dalam kunjungan di Kotamobagu, Kamis (8/11). Segala aspirasi di sektor kesehatan dan ketenagakerjaan yang berhasil terserap dalam pertemuan tersebut wajib diperjuangkan.
"Komisi IX jangan hanya umbar janji. Apa yang sudah diaspirasikan dalam forum yang terbentuk di rumah jabatan Walikota Kotamobagu baru-baru ini harus diperjuangkan secara serius hingga terealiasasi," tegas Ketua HMI BMR, Eko Satrio Paputungan saat diwawancarai manadoexpress.com, Jumat (9/11).
Eko juga menambahkan Komisi IX DPR-RI yang dalam kunjungan tersebut ikut membawa mitra kerja, pasti sudah menginventarisir permasalahan demi permasalahan yang ada di wilayah BMR. “Apa yang diucapkan oleh pihak Askes, Jamkesmas, ketenagakerjaan, BPOM, dan BKKBN harus diperjuangkan sungguh-sungguh. Sebab Komisi IX sendiri telah bernazar untuk membantu permasalahan di BMR,” timpalnya.
"Jangan sampai kemarin itu hanya menjadi opera sandiwara dari Komisi IX dan mitra kerjanya. Tetapi, setibanya di pusat, sudah harus action untuk mengakomodir seluruh aspirasi yang sudah masuk dalam agenda reses Komisi IX tersebut," tambah Eko.
Sebelumnya, Komisi IX bersama mitra kerja bertemu dengan 5 kepala daerah BMR di rumah Jabatan Walikota Kotamobagu. Walikota Kotamobagu, Djelantik Mokodompit selaku tuan rumah pertemuan yang merupakan bagian dari agenda reses tersebut, menyambut anggota Komisi IX yang berjumlah 14 orang dengan tarian adat dan bahasa adat tertinggi. (yadi mokoagow)
Foto: Renovasi Rumah Sakit Umum Daerah Datoe Binangkang Kotamobagu menjadi salah satu aspirasi yang disampaikan kepada Komisi IX RPR-RI. (ist)



































