Arak-arakan Wisudawan Gamasitek Unima Tuai Apresiasi
Tondano, MX
Keluarga Mahasiswa Fakultas Teknik (Gamasitek), Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Teknik, Universitas Negeri Manado (Unima), gelar arak-arakan wisudawan. Kegiatan dilaksanakan di lapangan depan kantor Dekanat Fakultas Teknik, dan dilanjutkan di depan kantor pusat universitas, Selasa (19/23).
Ketua BEM Fatek Unima, Glendy Koleangan mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk penghormatan kepada teman-teman Fatek yang sudah wisuda. Sebagai bentuk menciptakan solidaritas antar mahasiswa agar semakin erat. Ini bukan juga hanya sebagai slogan saja, tapi bisa diimplementasikan terhadap keluarga mahasiswa teknik.
"Kegiatan ini melibatkan semua mahasiswa Fatek, tidak hanya sebagian ormawa Fatek," ucapnya.
Agenda itu menuai banyak apresiasi. Ketua Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Fatek Unima, Dra. Telly F. S. Tangkere, M.Pd., mengatakan kegiatan yang dilakukan oleh para mahasiswa ini sangat luar biasa.
"Ini adalah solidaritas dan kebersamaan yang kuat dan dilakukan kepada teman-teman mereka yang sudah akan jadi alumni. Ini bukan hanya dilakukan pada sekarang ini, tapi sudah sejak dulu," ungkapnya.
Menurut Tangkere, walaupun ada atraksi-atraksi seperti ini, semua harus tetap menjaga kesatuan antara teman-teman mahasiswa dan pimpinan, agar supaya bisa aman dan lancar.
"Berharap, ke depannya solidaritas dan kebersamaan akan terus terjalin dan bisa lebih baik dari sekarang," harapnya.
Kesan positif juga terlontar dari Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Minahasa Utara, Dra. Femmy Pangkerego, M.Si., M.E., yang kebetulan berada di lokasi kegiatan. Dijelaskan, kehadirannya dalam kegiatan tersebut sebenarnya karena adanya informasi dari Program Studi Pariwisata yang ada di Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Fatek Unima.
"Saya diundang untuk nantinya bisa menjalin Perjanjian Kerja Sama (PKS). Tadi ada sedikit penyampaian materi untuk memotivasi mahasiswa yang ada, dan juga tadi saya sudah bicara ke Ibu Kajur dan Wakil Dekan Satu," ucap Pangkerego saat diwawancari.
Ia pun mengakui, pernah menjadi bagian dari mahasiswa angkatan 85 dan juga merupakan alumni lulusan tahun 1990.
Dikatakannya, Fakultas Teknik, Unima dari dulu tetap saja seperti ini. Istilahnya beracara arak-arakan seperti ini, dilakukan dari tahun ke tahun setiap melepaskan teman-teman mereka yang telah diwisuda, dan itu masih tetap dipegang.
"Dengan melihat perkembangan yang ada saat ini, perkembangannya luar biasa skali. Satu poin, solidaritas Fatek dari dulu memang seperti ini, dan kami berikan apresiasi. Ini sudah lebih, maksudnya Fatek Unima itu sudah jauh berkembang ke arah yang lebih baik lagi," kuncinya. (Reinhard Loris)



































