Bupati Sachrul Ikuti Arahan Presiden Terkait Tiga Poin Penting
Jakarta, MX
Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Sam Sachrul Mamonto S.Sos., M.Si., memastikan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boltim pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) perubahan tahun 2022 sudah mengalokasikan dana untuk penanganan dampak inflasi.
Pernyataan tersebut dilontarkan top eksekutif Boltim ini, usai mendengarkan arahan Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo tentang tiga poin penting untuk menjadi perhatian bersama. Di antaranya, pengendalian inflasi daerah, tindaklanjuti aksi afirmasi bangga buatan indonesia dan penghapusan kemiskinan ekstrem.
Pengarahan ini disampaikan presiden di ruang Cendrawasih Jakarta Convention Center (JCC), Kamis (29/9).

“Kami sudah masuk dalam APBD perubahan tahun 2022. Dana penanganan dampak inflasi ini, sesuai dengan arahan Presiden dan Peraturan Menteri Keuangan,” kata bupati.
Dituturkannya, dana yang dialokasikan untuk penanganan dampak inflasi sebesar dua persen, sedangkan afirmasi bangga buatan indonesia sudah ditindaklanjuti dengan menertibkan regulasi.
“Ada dua persen yang kami alokasikan dari dana transfer umum. Insya Allah dengan adanya alokasi ini, bisa membantu masyarakat yang terdampak inflasi. Sebagai bentuk komitmen penggunaan produk dalam negeri, kami perkuat dengan regulasi dan ini berlaku untuk semua instansi di bawah Pemerintah Kabupaten Boltim,” tegas Sachrul.
Bupati Mamonto mengungkapkan, untuk sasaran percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem, pihaknya telah mengalokasikan anggaran dalam bentuk program kegiatan yang nantinya langsung melibatkan masyarakat.
“Untuk aksi penghapusan kemiskinan, pemerintah daerah sudah menyiapkan berbagai program kegiatan yang langsung bersentuhan dengan masyarakat. Di antaranya, bantuan anak asuh daerah dalam bentuk beasiswa, bantuan pelaku usaha aktif dan bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH),” tandasnya. (Gazali Ligawa)



































