Pemkab Boltim Raih Peringkat Kedua Terbaik Pengelolaan DD
Manado, MX
Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) meraih penghargaan terbaik kedua pengelolaan dana desa semester satu tahun 2022 dari Direktorat Jenderal (Dirjen), perbendaharaan perwakilan Sulawesi Utara (Sulut).
Penghargaan yang diserahkan langsung Gubernur Sulut, Olly Dondokambey di Aula lantai enam Gedung Keuangan Negara Manado pada Senin (15/8) itu, diterima oleh Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Boltim, Wiwik Kurnia Buchari.
Pada kesempatan itu, Wiwik mengatakan, penghargaan tersebut merupakan keberhasilan semua pihak dalam pengelolaan keuangan Dana Desa (DD). Hal ini tidak lepas dari fungsi kontrol dari Kepala Desa (Sangadi) selaku pengguna anggaran di desa.
Selain itu juga, fungsi pengawasan dari Badan Perwakilan Desa (BPD), Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) dalam hal ini inspektorat, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) serta Badan Keuangan juga turut berperan.
“Kita semua harus bekerja sama untuk mewujudkan apa yang menjadi target kita agar tercipta tata kelola keuangan desa yang baik, akuntabel dan transparan serta didukung juga dengan SDM pengelola keuangan desa yang handal dan taat pada peraturan dan perundang-undangan yang berlaku,” kata Buchari.
Menurutnya, pengelolaan keuangan dana desa perlu pengawasan yang harus dilaksanakan secara berkala. Baik itu dari perencanaan, penatausahaan keuangan, pertanggung jawaban, hingga pelaporan.
“Insya Allah jika semua itu berjalan dengan baik, mudah-mudahan apa yang menjadi harapan dan target kita ke depan, dapat tercapai,” ucapnya.
Kepala BPKPD Boltim ini menuturkan, indikator kriteria penghargaan DD di antaranya, realisasi penyaluran dari Rekening Kas Umum Negara (RKUN) ke Rekening Kas Umum Daerah (RKUD), kecepatan penyaluran DD, kecepatan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD), realisasi atau penyerapan penggunaan DD yang telah disalurkan, kecepatan Pemerintah Daerah (Pemda) dalam menyampaikan data realisasi panyaluran BLT-DD serta penyelesaian pengembalian sisa DD ke RKUN dan jumlah desa.
“Alhamdulillah Boltim juara dua pengelolaan dana desa. Insya Allah harapan ke depan, semoga bisa meraih juara satu,” tandasnya. (Gazali Ligawa)



































