Jalan Kaleosan Tertimbun Longsor
Bencana Intai Minahasa
Tondano, ME
Tingginya curah hujan yang terjadi di sejumlah wilayah Sulawesi Utara membuat sejumlah wilayah mulai terancam berbagai bencana. Minahasa tak terkecuali. Sebagaimana halnya peristiwa longsor yang terjadi di desa Kaleosan kecamatan Lembean Timur, Kamis (8/11) malam lalu.
Peristiwa tanah longsor tersebut membuat ruas jalan yang penghubung menuju desa Karor tertutup timbunan tanah. Akibatnya ribuan warga desa Karor terisolasi. Akses keluar desa itu tertutup timbunan tanah longsor kira-kira 15 meter. Tak satupun kendaraan bisa melintasi jalur tersebut.
Juffry Langkun warga setempat menuturkan, volume tanah yang menutupi jalan sangat besar. Perlu alat berat untuk membersihkan timbunan tanah tersebut dari badan jalan. "Jika hanya mengandalkan tenaga warga tidak bisa mengangkat tanah yang saat ini tertimbun di badan jalan," ungkapnya kepada manadoexpress.com Jumat (9/11).
Lanjut Juffry, akibat longsor ribuan warga Karor kesulitan melakukan aktivitas. Pasalnya, jalan tersebut merupakan salah satu akses penting masyarakat untuk menuju ke pusat kota." Saat ini warga Karor terisolasi karena terputusnya jalur transportasi tersebut," ujarnya.
Dirinya berharap, pemerintah bisa memberikan perhatian, agar tanah yang menutupi jalan bisa segera dibersihkan, dan masyarakat bisa kembali menggunakan jalan itu."Kami minta pemerintah melalui dinas terkait untuk segera turun tangan membersihkan tumpukkan tanah, agar jalan tersebut sudah bisa digunakan kembali," tandasnya. (marchell massie)
Foto: Tingginya curah hujan akhir-akhir ini mulai mengakibatkan bencana longsor. (ist)



































