HUT Boltim ke-14, Sachrul Pastikan Daerah Semakin Maju


Tutuyan, MX

Empat belas tahun bumi Timur Totabuan dimekarkan membuat Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) semakin berkembang. Pertumbuhan ekonomi pun terus meningkat, artinya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Boltim serius untuk mengurusi kepentingan-kepentingan rakyat.

Perkataan tersebut dilontarkan Bupati Boltim Sam Sachrul Mamonto S.Sos., M.Si., pada upacara pengibaran bendera dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-14 Boltim, di halaman Kantor Bupati, Kamis (21/7).

“Empat belas tahun kabupaten kita dimekarkan ibarat seperti bayi yang mulai menanjak dewasa. Mulai dari merangkak sampai saat ini Bolaang Mongondow Timur sudah semakin maju dan mengikuti daerah-daerah lain yang ada di tetangga-tetangga kita. Artinya kita tidak menjadi sebuah daerah yang mundur tapi daerah yang tetap berkembang maju sampai dengan sekarang,” ujar Mamonto.

“Sang Petarung” menegaskan, momentum kali ini bukan hanya sekedar diperingati atau sebuah selebrasi bahwa ini adalah hari ulang tahun kelahiran Bolaang Mongondow Timur, tetapi ini sebagai ajang intropeksi diri apa yang telah mereka lakukan selama empat belas tahun mengabdi di negeri para bogani Timur Totabuan.

“Tanamkan di dalam hati Bapak Ibu sekalian bahwa kita adalah orang-orang yang diberi kesempatan untuk mengabdi di Bolaang Mongondow Timur, maka cintai daerah ini dengan ketulusan hati,” ajak bupati.

Dikatakan Sachrul, dirinya memilih berpidato di bawah terik matahari agar bisa berpanas-panasan bersama para penduduk Boltim karena seorang komandan itu harus berada di depan dan tidak boleh bersembunyi di belakang.

“Ini adalah contoh kecil bahwa saya akan terus menjaga dan mengawal kalian sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). Berikan dedikasi yang terbaik kita untuk Kabupaten Bolaang Mongondow Timur,” tegasnya.

Setelah mendegarkan histori Boltim pasca dimekarkan kata bupati, maka mereka harus berterima kasih kepada para presidium pemekaran Bolaang Mongondow Raya (BMR).

“Kita juga tak henti-hentinya berterima kasih kepada mantan Bupati Bolaang Mongondow dua periode Marlina Moha Siahaan yang telah ikhlas memekarkan daerahnya menjadi beberapa bagian. Seandainya waktu itu tidak memekarkan, maka berarti kita saat ini akan ada di satu kabupaten yang sama. Itu menutup kesempatan untuk karir-karir para pejabat kita, tapi dengan dimekarkan berarti membuka peluang untuk karir para pejabat-pejabat di kabupaten-kabupaten lain,” ungkap Sachrul.

Pucuk pimpinan Boltim ini menyebutkan, dalam Surat Keputusan (SK) tim pemekaran Bolaang Mongondow Timur ada banyak nama-nama presidium, salah satunya Sehan Mokoagow. Penghargaan kepada para tokoh pemekaran ini menurut bupati bukan untuk memuji-muji mereka, tetapi bagaimana mereka tidak melupakan sejarah.

 “Kita juga harus tetap mengingat Bapak Sehan Mokoagow sebagai ketua presidium pemekaran. Ada banyak yang masuk dalam SK tim pemekaran Kabupaten Bolaang Mongondow Timur. Kita harus terus menghormati sejarah,” terangnya.

Pada momentum itu pun, Bupati Sachrul mengajak seluruh penduduk Boltim untuk berkolaborasi membangun daerah, agar di kemudian hari mereka bisa dikenang para generasi penerus.

“Saya sebagai Bupati Bolaang Mongondow Timur mengajak kepada kita semua, ASN dan seluruh rakyat untuk bahu membahu membangun daerah ini karena apa bila kita berhasil membangun daerah di era kepemimpinan kita, maka kita akan dikenang dengan sesuatu yang baik oleh anak cucu kita,” tandasnya. (Gazali Ligawa)



Sponsors

Sponsors