Undang Sachrul ke ISJAI, Panitia Minta Pikat Tamu 12 Negara ke Boltim


Tutuyan, MX

Upaya Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) dalam mempromosikan sektor pariwisata daerah menetaskan hasil. Program yang digagas Bupati Sam Sachrul Mamonto ini pun telah mencuri perhatian publik. Salah satunya guru besar Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisip) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado.

Dalam kunjungan di Kantor Bupati Boltim pada Selasa (6/7) itu, pihak Unsrat mengundang kepada pucuk pimpinan Timur Totabuan untuk menghadiri kegiatan Inernasional Syamposium Journal Anthropology of Indonesia (ISJAI) yang akan digelar pada 2 sampai 5 Agustus mendatang.

Ajakan ini dilontarkan langsung Ketua Panitia ISJAI, Dr. Maria Heny., PRA, TIK., NJO., MA. Dengan ekslusif ia mengundang Bupati Boltim untuk mendatangi agenda itu.

“Kami mengundang kepada Pak Bupati untuk menghadiri kegiatan tersebut yang akan dipusatkan di gedung Fisip Unsrat,” kata Maria.

Dituturkannya, kegiatan ISJAI Unsrat Manado ini bekerja sama dengan Universitas Indonesia (UI) yang akan mengahdirkan 12 negara dan pariwisata Boltim akan dipromosikan untuk mewakili Sulawesi Utara (Sulut).

“Ada dua belas negara yang ikut terlibat langsung dalam acara ini. Jadi wisata Boltim kami promosikan mewakili pariwisata kabupaten atau kota di Sulawesi Utara,” ujarnya.

Nada serupa juga dikatakan Ketua Senat Fisip Unsrat Manado, Prof Dr Drs. Wiliam Areros M.Si. ia mengungkapkan, pariwisata Boltim di pilih karena sangat menarik terutama wisata bawah laut.

“Dulunya Sulawesi Utara wisata lautnya ada di Bunaken, sekarang Bolaang Mongondow Timur,” sebutnya.

Areros memberitahu, selain mempromosikan wisata Boltim mereka juga akan mengajak para tamu dari 12 negara tersebut untuk menyelam di bawah Boltim bersama dengan bupati dan Dinas Pariwisata Boltim.

“Kita ajak para tamu dari dua belas negara untuk menyelam dan melihat langsung keindahan bawah laut Boltim,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Boltim, Eko Marsidi mengaku sangat berbangga karena bisa mendapatkan kesempatan peluang mempromosikan wisata Boltim kepada para tamu mancanegara ini.

“Memang acara ini khusus untuk para ilmuwan tetapi kita mengambil kesempatan dengan mempromosikan wisata yang ada,” beber Marsidi.

Dijelaskannya, setelah acara ISJAI itu selesai mereka juga akan membuka ruang kepada para tamu mancanegara untuk bisa datang meninjau langsung wisata Boltim.

“Setelah para tamu mancanegara ini melihat wisata kita harapannya, mereka bisa menyampaikan informasi ini lebih luas kepada negara mereka masing-masing,” tandasnya. (Gazali Ligawa)

 



Sponsors

Sponsors