Foto: Vanda Sarundajang
Sarundajang Dorong Pelaku UMKM Pasarkan Produk Lewat Platform Digital
Tondano, MX
Masa pandemi mengharuskan para pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) identik memasarkan produk secara digital. Produk terus dipasarkan melalui aplikasi, website, dan jenis media sosial (medsos) lainnya.
Anggota Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI), Vanda Sarundajang, mendorong setiap pelaku UMKM di Sulawesi Utara (Sulut) untuk boleh berpikir kreatif dan inovatif, bagaimana kemudian produk itu bisa terus laku walaupun masa pandemi yang terbatas.
"Kita ketahui bersama, di masa pandemi ini pariwisata kita termasuk juga di dalamnya UMKM sangatlah terpuruk, sebab itu era digital saat ini diperlukanlah pengembangan wawasan bagi mereka lewat pemasaran secara digital," kata Sarundajang usai menghadiri bimbingan teknis (Bimtek) oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) bagi pelaku usaha, di Tondano, Jumat (8/4).
Dia menyebut pelaksanaan bimtek bagi mereka merupakan langkah strategis. Juga bertujuan untuk membantu para pelaku usaha UMKM yang terdampak pandemi untuk tetap bisa melakukan aktivitas ekonominya.
"Artinya, usaha harus beralih dari pemasaran yang dilakukan secara konvensional ke pemasaran digital. Pandemi ini kan orang tidak keluar, semua berbelanja lewat digital. Itulah kemudian diberikan bimtek supaya menambah wawasan para pelaku produk UMKM kita, untuk memasarkan produknya lewat platform-platform digital," terangnya.
Dengan menambah wawasan, output yang diharapkan nantinya para pelaku UMKM yang menerima bimtek tentu mereka juga bisa tau cara-cara bagaimana supaya produk mereka bisa dipasarkan secara digital. Ada kiat-kiat tertentu yang tidak hanya sekedar di medsos atau secara digital lainnya.
"Diharapkan nantinya pelaku usaha kiranya dapat beradaptasi dengan teknologi agar bisa terus beraktivitas, berinovasi, dan terung memasarkan produknya," kuncinya. (Manuel)



































