Putra Asli Kotabunan Jadi Camat, Wakid Sebut Bupati Sachrul Catat Sejarah
Kotabunan, MX
Diangkatnya Idrus Paputungan sebagai Camat Kotabunan memantik apresiasi warga setempat. Salah satu hawa postif tersebut dipancarkan pemuda Desa Kotabunan, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Zanjabil Wakid.
Ia mengakui, langka Bupati Boltim Sam Sachrul Mamonto menunjuk putra asli Kotabunan sebagai pucuk pimpinan Kecamatan Kotabunan sangat tepat.
“Saya berpendapat dengan diangkatnya Bapak Idrus Paputungan atau Papa Andini sebagai pemegang kendali tertinggi di Kecamatan Kotabunan tentu menjadi catatan sejarah tersendiri. Karena boleh jadi untuk pertama kalinya putra asli Kotabunan menduduki jabatan sebagai Camat. Ini menurut saya perlu kita apresiasi,” ujar Wakid, Kamis (24/3).
Menurut akademisi STIP Manado ini, sebagai salah satu Kecamatan tertua di Timur Totabuan, Kotabunan memiliki banyak nilai historis, budaya dan sejarah panjang terkait pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM).
“Dari Kecamatan itu pula mekar beberapa daerah tetangga yang hingga saat ini maju pesat dan berkembang sejak awal Bolaang Mongondow Timur dimekarkan. Saya perlu mengapresiasi hal tersebut,” ucapnya.
Dipastikan Zanjabil, puluhan tahun sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), tentu benar-benar mendidik dan mematangkan mental Camat Kotabunan saat ini.
“Saya yakin ditangan beliau wilayah Kecamatan Kotabunan akan terus maju dan berkembang, karena beliau tau dan paham persis kultur dan tipologi masyarakat Kecamatan Kotabunan,” tutur Wakid.
Ia menegaskan, apa yang dilakukan Bupati Boltim saat ini harus di duplikasi oleh Bupati di daerah lain. Harus ada atensi khusus bagi ASN yang tinggal di wilayah Kecamatan lain untuk diangkat menjadi Camat, karena merekalah yang tau persis bagaimana pola pendekatan yang harus dilakukan ke masyarakat dalam rangka mendukung program-program pemerintah saat ini.
“Mereka yang paham kultur dan budaya masyarakat setempat untuk mengejawantahkan program Bupati dan Wakil Bupati. Harus di butuhkan panglima di masing-masing Kecamatan yang paham dan mengerti pola aparatur desa dan masyarakatnya,” terangnya.
Menurut Wakid, ke depan Bupati perlu mempertimbangkan hal yang sama di duplikasi di wilayah Kecamatan lain di Bolaang Mongondow Timur.
“Saya juga dapat informasi bahwa di beberapa Kecamatan lain Camat yang di tunjuk juga adalah orang asli daerah setempat. Sekali lagi ini perlu diapresiasi,” kata tokoh pemuda Boltim ini.
Ia pun berharap, Camat Kotabunan saat ini dapat menjalankan tugas dengan baik sesuai apa yang diharapkan oleh Bupati Bolaang Mongondow Timur.
“Saya juga menyampaikan selamat kepada Aki Ozil sapaan akrab saya ke beliau yang telah diberi amanah sebagai Camat Kotabunan. Semoga ke depan beliau mampu menjadi motor penggerak para ASN di lingkup Kecamatan dan masyarakat pada umumnya,” tandasnya. (Gazali Ligawa)



































