SMPN 2 Tondano Ujian Tengah Semester Luring dan Daring
Tondano, MX
Pelaksanaan ujian tengah semester di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 Tondano, digelar baru-baru ini. Pandemi Covid-19 kemudian mengharuskan ujian dalam jaringan (daring).
Namun begitu, ada sekitar 50 siswa terpaksa harus mengikuti luar jaringan (luring) dikarenakan tak memiliki gadget (HP/laptop).
Hal tersebut diakui Kepala Sekolah SMPN 2 Tondano, Charlota Joselien Ngangi, Selasa (15/03).
Menurutnya, penerapan ujian tengah semester secara luring oleh sejumlah siswa agar para siswa tersebut tak ketinggalan untuk tetap mengikuti ujian, meski secara tatap muka dengan menggunakan paper pen (tulis kertas).
"Memang ada siswa yang dibagi kelas untuk datang langsung ke sekolah. Ujiannya dilaksanakan sesuai sesi. Tentunya dengan memperhatikan dan memprioritaskan protokol kesehatan (prokes)" kata Ngangi.
Dijelaskan, sesuai jadwal mata ujian kelas 7, 8, dan 9, totalnya ada 458 siswa yang ikut. Itu sudah termasuk siswa yang sudah mengikuti program vaksinasi maupun yang belum.
Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan dan Humas, Syane Warouw menambahkan, ujian luring dilaksanakan juga mengacu banyaknya siswa yang telah mengikuti program vaksinasi. Tercatat hingga saat ini sudah sekitar 91 persen siswa yang sudah menerima suntikan vaksin.
"Syarat siswa yang ikut luring harus divaksin. Jika belum, harus ada pengantar surat keterangan tak layak vaksin dari dokter," terangnya.
Diakuinya, masih ada beberapa siswa yang tidak layak sehingga diinisasi oleh para guru untuk berkas ujian diantar langsung ke rumah siswa.
Sedangkan untuk vaksinasi tenaga pengajar lanjut, sudah sekitar 99,9 persen. Artinya masih ada salah satu guru belum bisa divaksin dikarenakan dalam tahap pemulihan.
"Semua kebijakan, alternatif, serta metode pembelajaran kami terapkan agar para siswa boleh diikutkan dalam ujian," kuncinya. (Manuel)



































