Penumpang Terminal Kawangkoan Menurun, Posumah: Pengawasan Tetap Prioritas


Kawangkoan, MX
Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) pengaruhi aktivitas masyarakat, khususnya penumpang terminal Tipe-B Kawangkoan, Kabupaten Minahasa. Jumlah penumpang sangat menurun. Bahkan, sehari kurang lebih hanya 100 orang.
 
Hal itu diakui Kepala Terminal (Kater) Fanny Posumah di ruangannya, Sabtu (5/3).
 
Diungkapkan Posumah, selang Januari-Februari ini, penumpang angkutan kota dalam provinsi (AKDP) yang sesuai pantauan, jalur trayek Kawangkoan-Manado hanya sekitar 20-30 orang paling signifikan per hari. Bahkan seringkali sehari hanya sekali perjalanan jalur.
 
Sedangkan untuk sekitaran Langowan-Kawangkoan-Tomohon sekitar 50-60 per hari. Terkadang bertambah namun terkadang juga berkurang.
 
"Pandemi memang jadi alasan, aktivitas masyarakat juga berkurang. Ditambah adanya aturan jaga jarak bagi penumpang dalam kendaraan yang mengharuskan kendaraan harus berangkat meski tidak penuh," ungkap Posumah.
 
Belum juga lanjut dia, keinginan masyarakat yang lebih memilih membawa kendaraan pribadi atau juga banyaknya jasa angkutan umum online.
 
"Memang juga masyarakat membatasi mobilisasi. Kemungkinan tak ingin melakukan perjalanan kalau tidak penting atau mendesak. Apalagi sejak PPKM level 4 diterapkan," katanya.
 
Meski minim penumpang, pengawasan (prokes) bagi penumpang tetap menjadi prioritas.
 
"Scan barcode, aplikasi peduli lindungi, sertifikat vaksin tetap syarat kedatangan atau bepergian," tutupnya. (Manuel)
 
 
 



Sponsors

Sponsors