Foto: Meiske Polii
Varietas JH-37 Jadi Produk Andalan di Minahasa
Tondano, MX
Memasuki pertengahan bulan Februari tahun 2022, produktifitas pertanian benih jagung varietas JH-37 di Kabupaten Minahasa terus mengalami peningkatan. Produk ini kemudian menjadi komoditi unggulan yang dicintai para petani dan mulai berkembang saat pandemi Covid-19 melanda.
"Pengelolaan jagung hibrida ini cukup signifikan. Hasil panen tetap diekspor keluar daerah meski mencakup dalam pulau. Padahal, terjadi ekspor sampai keluar negeri sebelum berhadapan dengan pandemi," kata Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Minahasa, Rita Ratulangi melalui Kepala Bidang Meiske Polii di ruangannya, Kamis (17/02).
Menurutnya, tingkat keiinginan para petani semakin gencar untuk bertani, khususnya pada tanaman jagung. Apalagi di masa pandemi, emosionalnya tinggi, warga lebih memilih berkebun, sehingga varietas JH-37 jadi produk andalan.
Kemudian, meski aktivitas pengembangan masih dilakukan secara swadaya, pemeliharaan dan kebutuhan petani terbilang stabil dan terpenuhi.
Selain itu harga masih normatif di atas rata-rata. Hal tersebut dilihat dari permintaan pengelolaan serta capaian hasil komoditi pada data akumulasi di dinas pertanian.
"Anggaran tanam panen mereka (petani) masih swadaya, namun pemerintah tetap memberi pendampingan sampai harapan bantuan bagi petani turun," kuncinya. (Manuel)



































