Disorot warga, PT APK Lakukan Sosialisasi
Motongkad, MX
Kemunculan kapal pengeruk pasir di perairan Bolaang Mongondow Timur (Boltim), memantik sorotan para warga. Menanggapi persoalan tersebut, PT Alam Persada Kencana (APK) melakukan sosialisasi pengenalan penelitian pengambilan sampel potensi kandungan mineral bahan logam emas dengan metode alluvial. Agenda ini digelar di Kantor Camat Motongkad, Rabu (2/2).
Pada kesempatan itu, konsultan teknis Fredy Sumolang menuturkan, pengerukan tidak akan menganggu aktivitas masyarakat, baik nelayan maupun penambang lokal yang menggunakan dompeng.
“Model pengambilan sampel dapat dilakukan dengan cara menyelam, namun hanya akan mendapatkan material di permukaan saja atau dengan menggunakan kapal, sehingga bisa mengambil material lebih dalam. Lama pengambilan sampel selama dua tahun karena akan diambil dari semua titik di sepanjang pantai Kabupaten Boltim. Kita akan gunakan tenaga kerja lokal untuk dipekerjakan di kapal,” ujar Sumolang.
Sementara itu, Asisten I Setda Boltim Priyamos menegaskan, pengambilan sampel yang akan dilakukan oleh perusahaan tersebut akan diawasi oleh pemerintah Boltim.
“Hari ini merupakan sosialisasi oleh perusahaan PT Alam Persada Kencana terkait rencana pengambilan sampel guna penelitian kandungan mineral di pesisir pantai Boltim. Kami pemerintah melalui Dinas Lingkungan Hidup dan dinas-dinas akan mengawasi pelaksanaan pengambilan sampel oleh perusahaan, supaya tidak ada nantinya simpang siur informasi soal kegiatan. Pemerintah daerah akan mengkaji betul-betul rencana penambangan pihak PT Alam Persada Kencana,” tegasnya.
Nada ketegasan juga dilontarkan Kepala Bagian Sumber Daya Alam (SDA) Hasirwan. Ia memastikan pihaknya bersama masyarakat akan mengawasi proses pengambilan sampel tersebut. “Kami bersama masyarakat akan mengawasi proses pengambilan sampel ini,” tandasnya.
Turut hadir pada sosialisasi ini, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Boltim Nasrudin Paputungan, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Boltim Vera Sewow, Camat Motongkad Rosni Mamonto, Camat Kotabunan Frida Manoppo, Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Nuangan AKP Sudarsono, Bintara Pembina Desa Ramil 05/Kotabunan Serda S.A. Sireger, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan tokoh-tokoh masyarakat dari desa Motongkad bersatu dan Molobog bersatu, Humas PT APK Kurniawan dan Konsultan PT APK Ferry Siwi. (Gazali Ligawa)



































