Panitia Pamsimas Bulawan Dinilai “Pandang Enteng”


Kotabunan, MX
Panitia Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) Desa Bulawan, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), dinilai “pandang enteng”. Pasalnya sudah beberapa tahun air di desa ini terus mengalami kemacetan. 
 
Permasalahan ini pun memantik keluhan para warga. Mereka meminta panitia Pamsimas serta pemerintah desa memberikan solusi bukan sekedar janji.
 
Rasa kecewa ini dilontarkan warga Dusun 4 Bulawan, Sandra Paparang. Diberitahukannya, selama dua tahun ini air di desanya belum juga mendapatkan perhatian serius.
 
“Masyarakat banyak yang mengeluh, sudah dua tahun air Pamsimas belum jalan. Kami mengharapkan agar pemerintah desa harus mencari solusinya. Usahakan airnya harus jalan, jangan cuma abis di janji-janji karena kami warga sudah sangat menderita,” kata Paparang, Minggu (23/1).
 
Ia meminta, masyarakat jangan hanya diberikan harapan palsu dengan beralasan sudah memasang beberapa perlengkapan, namum sampai saat ini mereka masih kesusahan mendapatkan kebutuhan air tersebut.
 
“Pokoknya torang di sini stengah mati air. Kong napa di blakang ini salalu dong mo janji, oh sudah paralon so pasang, gampang ngoni di blakang sini, karna air somo bajalang. Mar nyata so satu tahun lebe, somo dua tahun, nyanda pernah ada itu air. Usahakan itu air ada dari torang di blakang ini stengah mati,” ujarnya.
 
Nada kekecewaan juga disampaikan warga setempat, Riduan Pateda. Ia mengatakan sampai saat ini belum ada titik terang dari panitia Pamsimas, padahal telah mengikuti rapat sosialisasi di Kotamobagu.
 
“Tidak ada gunanya pemasangan pipa kalau airnya sampai sekarang belum juga jalan. Masalah ini harus segera ditindak lanjuti oleh pihak-pihak yang terkait,” ujarnya.
 
Disentil Ridwan, tidak ada gunanya membentuk panitia serta memasang pipa air, karena sudah jauh-jauh mengikuti sosialisasi tetapi sampai saat ini belum juga ada bukti.
 
“Torang suka usahakan musti bajalang. Nyanda guna ada bentuk panitia, sebab so iko sosialisasi sampai di Kotamobagu. Jadi ini air Pamsimas ini musti usahakan bajalang. Dari nyanda guna ada pasang pipa kong nyanda ada depe bukti,” tegasnya.
 
Terkait persoalan ini, Bendahara Pamsimas Hj Sulasmi Potabuga mengatakan, dirinya hanya pengurus Pamsimas yang siap dipakai jika dibutuhkan. Jadi kemacetan air di desa Bulawan ini langsung ditanyakan kepada Bendahara Desa.
 
“Depe cerita bagini, langsung jo pa Alul. Karna torang itu siap menerima yang so terpasang, jadi depe pelaksana dorang Alul. Kita sandiri stengah mati air, kalau nyanda dari PU ini kita sandiri nyanda ada air. Kalau torang cuma pengurus Pamsimas yang so siap pakai. Jadi tolong jo pi pa Alul, diakan sebagai bendahara desa,” tandasnya. (Gazali Ligawa)



Sponsors

Sponsors