Puan Layak Lanjutkan Tongkat Estafet Kepemimpinan Megawati


Manado, MX
Beragam prestasi dilukiskan politikus terbaik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Dr. (H.C) Puan Maharani Nakshatra Kusyala Devi, S.Sos., atau dikenal dengan panggilan akrab Puan Maharani, dalam dunia perpolitikan di Indonesia.
 
Puan yang lahir pada 6 September 1973 dari pasangan Megawati Soekarnoputri Putri dan Taufiq Kiemas, karirnya terbilang cukup cemerlang. Dirinya pernah menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) dan duduk di Komisi IV. 
 
Di DPR-RI pada tahun 2012 sampai 2014 pernah dipercayakan menjadi Ketua Fraksi PDIP. Selain itu, Puan pun mencatat, antara tahun 2014 dan 2019 menjadi perempuan pertama dan termuda yang menjadi Menteri Kordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia. Pada usia 46 tahun, dirinya pun menjabat sebagai Ketua DPR RI periode 2019-2024.
 
Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) PDIP Sulut, Steven Kandouw mengatakan, para kader juga sepakat Puan Maharani layak melanjutkan perjuangan Ketua Umum (Ketum) PDIP Megawati Soekarnoputri.
 
"Ibu Puan layak melanjutkan perjuangan. Pengalaman sebagai Menteri Kordinator, yang sekarang menjabat Ketua DPR RI, secara nasional kita sepakat bahwa tongkat estafet perjuangan dilanjutkan Ibu Puan Maharani yang layak untuk menjadi Presiden RI," kata Steven Kandouw yang juga Wakil Gubernur Sulut, saat mengikuti penanaman pohon di Hutan Gunung Tumpa, Minggu (23/1), dalam rangka HUT ke-49 PDIP, yang juga dirangkaikan dengan HUT Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri ke-75.
 
Ditambahkannya, di usia 49 tahun PDIP dan HUT 75 tahun Ketum Megawati Soekarnoputri, PDIP sudah terbiasa akan isu opini yang menjatuhkan PDIP.
 
"Sudah kenyang dengan opini-opini di luar sana yang sering mendiskreditkan kita. Ingat, sewaktu pilkada survei sering menjatuhkan kita sejak pemilihan bupati di Minahasa, pemilihan wali kota Manado, Minsel dan semua daerah yang menggelar pemilihan. Semua survei PDIP di bawah tapi mereka lupa akan militansi-militansi PDIP sehingga kita bisa menang," tandas Kandouw. (Eka Egeten)



Sponsors

Sponsors