Kukuhkan Pengurus Kecamatan, Sadam: DMI Organisasi Independen
Tutuyan, MX
Pimpinan daerah Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Bolaang Bolaang Mongondow Timur (Boltim), terus memacu pembentukan pimpinan cabang DMI di tingkat kecamatan.
Kamis (2/12), giliran Kecamatan Nuangan dan Kecamatan Motongkad, menjadi bidikan dalam pembentukan struktur tersebut.
Usai dilakukan penunjukan, para pimpinan cabang DMI tingkat kecamatan langsung dilantik dan dikukuhkan langsung oleh Ketua Pimpinan Daerah DMI Boltim, Samsudin Dama (Sadam).
Pada kesempatan itu Dama mengatakan, pembentukan tersebut baru bersifat penunjukan yang ditunjuk langsung oleh Ketua Dewan Masjid Indonesia Bolaang Mongondow Timur.
"Sebelum melakukan penunjukan, kami telah berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan dan tokoh-tokoh agama. Sebelumnya juga, saya sudah menurunkan tim di bawah untuk melihat siapa yang layak menjadi pengurus DMI Kecamatan," ujar Manajer Boltim FC ini.
Dijelaskan Sadam, Dewan Masjid Indonesia adalah organisasi independen, bukan partai politik. Hanya kebetulan dari segi ketokohannya mereka adalah elit-elit politik.
"Kalau di pusat itu ketuanya adalah Pak Jusuf Kalla dari partai Golkar, kalau di provinsi ada dari fraksi PDIP Pak Herson Mayulu, sedangkan di Boltim pimpinannya adalah Ketua Partai Amanat Nasional (PAN) Boltim. Jadi DMI ini multietnis, semua ada di dalam, dan tidak ada organisasi partai politik," tutur wakil rakyat Boltim ini.
Diketahui, agenda ini juga dirangkaikan dengan sosialisasi tipologi Masjid yang disampaikan oleh Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Boltim Ahmad Sholeh.
Turut hadir dalam agenda ini, mantan Bupati Bolaang Mongondow Sehan Mokoapa Mokoagow, Staf Khusus Bupati Boltim Abdul Johar Makangiras, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Boltim Rahman Hulalata, Wakil Ketua DMI Boltim, Camat Nuangan, Camat Motongkad, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA), Kepala Desa, Pegawai Syari, dan para Imam Masjid. (Gazali Ligawa)



































