Foto: Christian Mingkid
UPTD Samsat Minahasa Berkreasi Kejar Target PAD
Tondano, MX
Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pengelola Pendapatan Daerah (PPD) Samsat Minahasa menargetkan capai target pada Pendapatan Asli Daerah (PAD) wajib pajak kendaraan di akhir tahun 2021.
Capaian dimaksud meliputi pajak kendaraan bermotor (PKB), balik nama kendaraan bermotor (BNKB), pajak air permukaam (PAP), serta denda kendaraan.
Kepala UPTD-PPD Samsat Tondano, Christian Mingkid mengatakan, realisasi capaian selang Oktober-November sudah mencapai 74 persen dari presentase total target yang diperuntukkan.
"Memang saat ini tingkat kesadaran dan kepatutan masyarakat wajib pajak masih rendah. Apalagi dalam situasi pandemi, kemungkinan mempengaruhi dampak ekonomi. Namun kami optimis capai, tentunya tetap berupaya untuk terus mengenjot capaian," kata Mingkid di ruangannya, Kamis (04/11).
Dijelaskan Mingkid, saat ini sesuai data yang ada realisasi capaian sudah mencapai Rp.58.038.626.741 dari sasaran target Samsat Tondano sebesar Rp.77.164.184.000. Namun pada perubahan target mengalami perubahan Rp.1.3.486.000 ketambahan di perubahan, menjadi Rp. 78.512.784.000.
Dalam mengejar target, selain melakukan pelayan di kantor, pihaknya terus melakukan berbagai terobosan. Salah satunya menugaskan setiap ASN atau THL “dor to door” secara “by name by adres” ke lapangan, dengan membawa data wajib pajak kantor pusat dan data wajib pajak daerah.
"Setiap petugas Samsat diberikan data lewat sis-Samrat untuk mendata penunggak dengan target 20-30 kendaraan per-bulan, serta satu unit mobil operasional jemput bola," terang Mingkid.
Saat ini, pihaknya juga turun menyasar dan melakukan labeling kendaraan yang menunggak di lapangan. Hal tersebut dalam rangka untuk mendongkrak serta merangsang pelaku wajib pajak.
"Semua kendaraan kami data, terutama kendaraan yang memiliki wajib pajak tinggi menjadi prioritas. Yang pasti PAD akan terus digenjot," kuncinya. (Manuel)



































