Pelantikan Pejabat Boltim Tambah Nilai Jual Wisata Daerah


Kotabunan, MX
Roda Pemerintahan di lingkungan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) dibongkar. Sebanyak 40 pejabat administrator dan pengawas di lingkup Pemerintah Daerah (Pemda) Boltim dirotasi. 
 
Hal tersebut berdasarkan keputusan Bupati Bolaang Mongondow Timur, Nomor 821.2/B.03/BKPSDM/SK/10/2021, tanggal 10 September 2021 tentang pemberhentian dan pengangkatan pejabat administrator dan pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Boltim.
 
Pulau Nenas Desa Kotabunan Selatan, Kecamatan Kotabunan, menjadi bidikan Bupati Boltim Sam Sachrul Mamonto S.Sos., untuk pembongkaran struktur birokrasi bagi Eselon III dan Eselon IV, Kamis (10/9).
 
Dalam momentum itu, Sahrul mengatakan bahwa sumpah yang diucapkan mengandung tanggung jawab terhadap bangsa negara Republik Indonesia. 
 
"Tanggung jawab memelihara dan menyelamatkan Pancasila, dan tanggung jawab Undang-Undang Dasar 1945, serta tanggung jawab terhadap kesejahteraan rakyat," kata Mamonto. 
 
Bupati Sahrul mengingatkan, di samping disaksikan diri sendiri dan semua yang hadir, yang terpenting sekali disadari bahwa sumpah tersebut disaksikan oleh Tuhan Yang Maha Esa. 
 
"Menjadi tanda kutip saya adalah saudara dilantik disaksikan oleh Tuhan Yang Maha Esa, maka jangan pernah sia-siakan itu," ucapnya. 
 
Diberitahu Sachrul, mendapatkan jabatan tidak gampang, apa lagi harus melewati lautan yang luas. 
 
"Kenapa kalian dilantik di tempat ini, agar kalian bisa mengerti betapa susahnya mendapatkan jabatan ini, harus menyeberang lautan luas," tuturnya. 
 
Bupati Mamonto menegaskan, para pejabat harus siap ditempatkan di mana saja dan harus mampu bekerja dengan baik. 
 
"Tunjukkan kepada saya bahwa di mana pun saya menepatkan kalian, kalian mampu bekerja. Jabatan ini dari Tuhan Yang Maha Kuasa tapi diberikan kepada saya sebagai Bupati Bolaang Mongondow Timur," tegas Sachrul. 
 
Bupati Boltim mengatakan, pelantikan tersebut dilaksanakan di tempat terbuka karena itu bisa menambah nilai jual pariwisata yang ada di Kabupaten Boltim. 
 
"Allah telah mengarahkan hati saya bukan karena kepentingan politik, kalian harus dengar ini. Boltim melantik pejabatnya di Pulau Nenas dan itu nilai tambah bagi pariwisata kita," paparnya. 
 
Diberitahu Bupati Sachrul, mengapa dirinya melantik perempuan semua menjadi camat, agar dia bisa menata kecamatan menjadi indah karena Boltim akan menjadi daerah pariwisata. 
 
"Jangan pernah kecewa ketika kalian turun dari jabatan. Saya pernah kalah mencalonkan diri jadi bupati. Saya tidak pernah kecewa, itu menjadi motivasi bagi saya untuk terus maju, terus memperbaiki diri saya, berjuang dan merebut kembali kemenangan," tandasnya. 
 
Diketahui, pelantikan di ruang terbuka ini sudah yang kedua kalinya dilakukan oleh Bupati Sam Sachrul Mamonto. Sebelumnya Bupati Boltim menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pelaksanaan Tugas (Plt) kepada salah satu pejabat Boltim di ruang terbuka hijau, di bawah pohon taman Kantor Bupati Boltim. Selanjutnya Bupati melantik para pejabat di Pulau Nenas yang merupakan salah satu aset wisata yang dimiliki Kabupaten Boltim. Hal tersebut mencatat sejarah baru bagi kepala daerah Timur Totabuan atas pelantikan para pejabat Boltim di tempat terbuka. (Gazali Ligawa)



Sponsors

Sponsors