Gedung Rakyat Kosong, DPRD Minahasa Disorot


Tondano, MX
Beberapa hari ini, situasi kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Minahasa kembali sepi. Puluhan legislator dan beberapa aparatur sipil negara (ASN) Sekretariat Dewan kembali melakukan bimbingan teknis (bimtek) ke luar daerah.
 
Pantauan langsung media, juga melalui via media sosial (medsos), nampak salah satu legislator memberikan postingan sedang berada di Jakarta untuk mengikuti bimtek selama 3 hari.
 
Informasi yang didapat media ini, baik pimpinan maupun anggota dewan rata-rata terbang keluar daerah mengikuti bimtek. Sejumlah tamu yang ingin melakukan pertemuan untuk kepentingannya terpaksa balik kanan karena pihak legislator tidak berada di tempat.
 
Kendati sepi, di beberapa ruangan baik fraksi maupun ruang kerja ASN, masih terlihat salah satu pimpinan bagian dan staf serta beberapa tenaga harian lepas (THL).
 
"DPRD ada berangkat jadi kalau ada tujuan nanti balik lagi ya hari Senin," terang salah satu ASN kepada sejumlah tamu yang datang di kantor dewan, Rabu (08/09).
 
Menanggapi hal ini, pemerhati pemerintahan Edwin Pratasik mengungkapkan, bimtek, studi banding, atau kunjungan keluar daerah itu sangat penting, namun pelaksanaanya dibutuhkan keterbukaan serta hasil studi yang dapat diiplementasikan.
 
Di sisi lain Pratasik juga menambahkan, terkait situasi pandemi saat ini, dalam rangka menghemat anggaran daerah alangkah baiknya juga memperhatiakan kebutuhan masyarakat.
 
"Kurangnya sosialisasi publik terhadap kegiatan dewan, kemudian bisa mendatangkan rasa dilematis bagi para tamu yang ingin bertemu pihak dewan dikarenakan minimnya informasi," kata Pratasik.
 
Menurutnya, jika dalam setahun beberapa kali melakukan kunjungan luar daerah dengan situasi pandemi, bisa berkesan juga ada pemborosan anggaran.
 
"Setidaknya anggaran puluhan anggota dewan dalam beberapa kali melakukan studi luar daerah dikalkulasi dalam beberapa kali keberangkatan, bisa menghabiskan miliaran rupiah," terangnya.
 
Dia berharap soal pelayanan dan pengololaan keuangan dapat dipertanggungjawabkan dan diimplementasikan, serta hasil yang diperoleh saat bimtek boleh dituangkan bagi kebutuhan masyarakat.
 
Sementara itu, Sekertaris DPRD Dolfie Kuron, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsUpp, belum memberikan tanggapan terkait hal ini. (Nuel)



Sponsors

Sponsors