Kukuhkan 27 Peserta Paskibraka, Sachrul Ingatkan Sejarah Kemerdekaan Indonesia
Tutuyan, MX
Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Sam Sachrul Mamonto, S.Sos., mengatakan, menjadi bagian dari pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) bukanlah sebuah hal mudah. Layak sebagaimana kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang ditebus bukan hanya dengan tetesan keringat, namun dengan tumpah darah dan nyawa para pahlawan.
Perkataan tersebut dilontarkan bupati dalam mengukuhkan 27 peserta Paskibraka Boltim, di halaman Kantor Bupati, Minggu (15/8).
“Adik-adik paskibraka yang saya banggakan, sore ini kalian telah dikukuhkan menjadi kesatuan paskibraka, pasukan pengibar bendera pusaka. Dua hari lagi kita akan memperingati hari kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Hari kemerdekaan yang ditebus dengan darah dan nyawa para pahlawan, maka adik-adik yang ada di sini telah tercatat sebagai pahlawan pembawa bendera,” ujarnya.
Ditegaskan Bupati Sachrul, apa yang telah menjadi tanggung jawab, haruslah dikerjakan dengan sepenuh hati serta patrikan ke dalam jiwa di dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
“Laksanakan itu dengan sebaik-baik tugas dan ikrar yang sudah dibacakan tadi. Camkan itu dalam hati, dan laksanakan dalam kehidupan sehari-hari,” tegas Bupati.
Diberitahukan Mamonto, menjadi pasukan paskibraka bukanlah sebuah pemberian semata, karena menjadi salah satu bagian dari pasukan pengibar bendera merupakan sebuah kehormatan bagi kaum remaja.
“Ada ribuan putra putri Bolaang Mongondow Timur, tapi hanya sedikit yang berdiri di sini, hanya kalian. Ada ribuan yang ingin menjadi pasukan pengibar bendera pusaka yang merupakan sebuah kehormatan bagi para remaja, namun hanya kalian yang terpilih. Karena kalian memiliki kemampuan yang sangat luar biasa,” terangnya.
Rasa bangga pun disampaikan bupati kepada para peserta Paskibraka.
“Saya sebagai Bupati Kabupaten Bolaang Mongondow Timur sangat berbangga, melihat adik-adik semua sudah memakai seragam paskibraka. Ini tugas dan amanat yang maha berat, harus kalian laksanakan,” kata mamonto.
Diimbau Bupati Sachrul, para peserta Paskibraka tetap fokus pada tugas, menjaga kesehatan, karena mengingat acara puncak tinggal beberapa hari lagi.
“Dua hari lagi puncaknya, pada hari Selasa akan ada pengibaran bendera. Konsentrasi tinggi, jaga kesehatan kalian, jangan main-main. Karena kesalahan fatal di lapangan, tentu akan mencoreng semua angkatan purna paskibraka di zaman kalian ini. Kalian yang mewakili Kabupaten Bolaang Mongondow Timur untuk melaksanakan upacara pengibaran bendera yang akan dilaksanakan di seluruh Indonesia,” tandasnya.
Diketahui, pengukuhan kepada 27 peserta Paskibraka tersebut, Bupati Sam Sachrul Mamonto, S.Sos., di dampingi Wakil Bupati Boltim Oskar Manoppo, S.E., M.M., yang turut dihadiri Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkup Pemerintah Kabupaten Boltim, Kapolres Boltim Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Irham Halid, S.I.K., Asisten I Priyamos dan Asisten II M.R Alung. (Gazali Ligawa)



































