Foto: Robby Dondokambey
Dondokambey Komit Sejahterakan Nelayan
Tondano, MX
Nasib para nelayan perlu disejaterakan. Aktivitas pekerja maupun properti bakal menjadi prioritas usulan ke pemerintah untuk difasilitasi.
Hal tersebut menjadi komitmen dan program awal rencana kerja pengurus baru Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Minahasa, periode 2021-2026, hasil musyawarah ke IV di Pantai 26 Rerer, Kecamatan Kombi, Sabtu (24/04).
Menurut ketua terpilih, Dr (HC) Robby Dondokambey, S.Si, kebutuhan para nelayan saat ini sesuai apa yang ditemui di lapangan sangatlah minim. Bahkan aktivitas yang kurang maksimal ini membuat para nelayan belum terorganisir.
"Secara fakta di lapangan memang nelayan sudah banyak memiliki kelompok, tinggal bagaimana proses memaksimalkan kreatifitas mereka. Nah, dengan organisasi ini sangat penting untuk memenej para nelayan," kata Dondokambey yang juga Wakil Bupati Minahasa.
Menurutnya, sebagai organisasi yang mengedepankan aktivitas nelayan adalah tolak ukur sampai di mana mencari peluang-peluang dalam rangka mensejahterakan nelayan.
Sementara, langkah awal yang akan dilakukan HNSI, akan membenahi gerak organisasi. Mulai dari pembentukan pengurus kabupaten sampai ranting.
"Kelompok sudah ada tapi belum terorganisir, nanti setelah itu HNSI akan segera action," terangnya.
Kepada seluruh nelayan yang profesional dia berharap, agar boleh bersama-sama pemerintah membantu program-program HNSI.
Pada pelantikan ini Dondokambey dipercayakan sebagai Ketua DPC HNSI Kabupaten Minahasa Periode 2021-2026, dengan Sekretaris Tito Craif Manoppo dan Bendahara Johanna Karlina Roring, BSBA.
Hadir dalam kegiatan ini, Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Minahasa, Martina W. Dondokambey Lengkong, S.E., Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Johnny Tendean, A.P., M.A.P., Camat Kombi Carlo Wagey, S.H. (Imanuel Kaloh)



































