Tangkulung: Posko Covid-19 di Desa Harus Tetap Diberdayakan


Tompaso, MX

Posko Covid-19 di setiap desa di kabupaten Minahasa, diminta untuk tetap diberdayakan. Karena berdasarkan pantauan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa di sejumlah kecamatan, posko desa “nganggur” alias tak difungsikan.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD), Jefry Tangkulung, tak menampik jika banyak Covid-19 sering kosong. Padahal pos ini sangat penting dalam pengawasan akses ataupun aktivitas masyarakat untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

"Sangat disayangkan jika penyebaran covid terus bertambah, padahal aktivitas atau siaga masyarakat pada posko covid berperan penting mencegah kontaminasi virus ini," kata Tangkulung saat membawa materi Sosialisasi Covid-19 di Desa Tompaso, Selasa (20/04).

Tak hanya siaga, menurut Tangkulung, fasilitas atau persiapan posko juga harus lengkap. Baik tempat cuci tangan, thermogun, dan setiap petugas posko harus memakai masker dan memakai pakaian yang rapih.

Lebih lanjut Tangkulung mengungkapkan, untuk anggaran atau biaya meski minim namun telah dianggarkan sekitar 8 persen dari Dana Desa, tinggal dari desa itu sendiri mengatur pola anggaran yang disediakan.

Sementara terkait petugas posko, bisa dari relawan Covid-19 ataupun masyarakat yang mau berkontribusi untuk meluangkan waktunya membagi jadwal menjadi petugas posko.

"Kiranya posko covid ini bisa dimanfaatkan masyarakat. Kami mengimbau agar posko ini jangan hanya menjadi pajangan, tetapi tempat kita untuk bersama-sama melawan ataupun perangi Covid-19," tandasnya. (Imanuel Kaloh)



Sponsors

Sponsors