Ketua GP Ansor Sulut Ingatkan Pemerintah Soal Ancaman Radikalisme
Manado, MX
Pemerintah diminta serius menghadapi ancaman radikalisme bagi para generasi muda di Sulawesi Utara (Sulut). Hal itu ditegaskan Ketua Gerakan Pemuda (GP) Ansor Sulut, Yusra Alhabsyi.
Ia mengungkapkan, pada tahun lalu sebelum masa pandemi Covid-19, sempata ada laporan dari sahabat Ansor dan Banser, ada sekolah di daerah ini yang tidak melaksanakan upacara bendera.
"Jangan sampai mereka tidak menggunakan labang negara atau foto presiden juga," kata Yusra, Selasa (6/4).
Menurutnya, informasi ini penting untuk diseriusi.
"Jangan-jangan mereka tidak menggunakan lambang negara. Informasi ini sangat penting saya sampaikan kepada pemerintah atas dasar informasi dari sahabat-sahabat Ansor. Karena itu pemerintah harus lebih serius lagi untuk melakukan pembinaan kepada lembaga pendidikan yang ada di Sulut," jelasnya.
"Jangan sampai disusupi oleh ajaran-ajaran yang tidak mencintai lagi bangsa ini. Kira-kira ini disampaikan sebagai usaha kita untuk menjaga generasi muda kita dan masyarakat dari paham-paham radikalisme, demi keutuhan bangsa dan negara kita," tandasnya. (Eka Egeten)



































