Foto: Proyek Drainase
Dinas PUPR Akui Kerjakan “Proyek Bencana” di Kakaskasen Tiga
Tomohon, MX
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tomohon, Joice Taroreh, mengakui proyek drainase yang dikeluhkan masyarakat Kelurahan Kakaskasen Tiga, Kecamatan Tomohon Utara, dikerjakan oleh instansinya. Hal itu disampaikan Taroreh, via Whatsapp, Rabu (10/21).
“Iyee ada. Soalnya saya sudah bahas di kantor,” tulis Taroreh.
Ketika ditanya lebih lanjut soal sumber dana proyek drainase di jalan Talumengan, Kelurahan Kakaskasen Tiga itu, ia tidak merespons.

Sebelumnya, media ini sudah coba mengonfirmasi langsung di Dinas PUPR mengenai persoalan ini, Rabu (10/21), pukul 13.28 Wita. Namun saat tiba di lokasi, para staf menyebutkan kepala dinas tidak berada di ruang kerjanya. Walau terlihat mobil dinas yang biasa dikendarai, DB 8573 G, berada di area parkiran.
Diketahui, proyek drainase (saluran air) di Jalan Talumengan, Kelurahan Kakaskasen Tiga, Kecamatan Tomohon Utara, tuai keluhan warga. Hal itu disampaikan Nard, masyarakat setempat, baru-baru ini.
Diungkapnya, proyek yang disinyalir mangkrak itu kerap membawa dampak banjir bagi masyarakat setempat.
“Sebenarnya biar saja, kalau memang proyek nda bisa lanjut, mana yang bisa dikerjakan saja. Rupa ini, ujang sadiki, banjir lagi,” kata Nard.
Dijelaskannya, saat proyek mulai digulir, pihak pekerja sempat mengatakan proyek tersebut akan dibuat sampai simpang empat jalan di area pekuburan tua Kakaskasen.
“Sebetulnya, sampai di perampatan jalan memang. Pertama, sebelum dorang mulai pembuatan, mo sampe di sana kata,” ungkap Nard.
Ia mengatakan, pekerjaan dilakukan pada Bulan November akhir tahun 2020. Namun sampai saat ini belum selesai.
“November akhir, sekitaran tanggal dua puluhan, kita ada hitung tiga minggu, tapi tidak kelar,” ujarnya.
Saat ditanya instansi apa yang mengerjakan proyek drainase tersebut, ia mengatakan pekerjaan tersebut dari Dinas PUPR Kota Tomohon.
Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Tomohon, Joice Taroreh, saat dikonfirmasi melalui pesan dan panggilan Whatsapp, tak merespons hingga Rabu (10/21) sore. (Leonard Wilar)



































