Pasokan Listrik di Sulut Terganggu, Basuki: Sedang Ditangani
Manado, MX
Transmisi 150 KV terjadi gangguan, sistem Sulawesi Utara dan Gorontalo masih berusaha dipulihkan. Hal ini disampaikan, Leo Basuki, General Manager Perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Induk Wilayah (UIW) Sulawesi Utara-Gorontalo, Rabu (3/21).
"PT PLN Persero UIW Suluttenggo bersama Unit Pengatur Distribusi (UP2D) Suluttenggo, bertindak cepat untuk mengatasi terhentinya pasokan listrik pada Pukul 15.43 Wita," kata Basuki.
Menurutnya, terhentinya pasokan listrik diakibatkan terjadi gangguan pada sistem Transmisi Sulawesi Utara dan Gorontalo (Sistem SulutGo) yang berdampak hilangnya tegangan pada beberapa gardu induk.
"Saat ini penelusuran sedang dilakukan oleh Tim Unit Reaksi Cepat (URC) PLN. Di mana gardu induk (GI) yang padam meliputi GI Ranomut, GI Tanjung Merah, GI Paniki, GIS Teling, GI Sario, GI Lopana, GI Otam, GI Lolak, GI Baroko dan GI Amurang sehingga menyebabkan total padam 224 MW dari 330 MW," ungkapnya.
Tim URC petugas PLN saat ini dalam proses menangani pemulihan, dan melakukan sinkronisasi seluruh pembangkit untuk kembali masuk sistem SulutGo. Bekerja sama dengan PLN Unit Induk Pembangkitan dan Penyaluran (UIKL) Sulawesi.
"Lima dari delapan gardu induk sudah berhasil dinormalkan dan lanjut ke tahap penormalan berikutnya. Gardu induk dalam penormalan yakni GI Teling, Paniki dan Tanjung Merah," ucap Basuki.
Daerah terdampak yang masih dalam penormalan meliputi, kota Manado, sebagian Kabupaten Minahasa Utara dan sebagian kota Bitung, serta wilayah Kotamobagu dan sekitarnya.
"Kami memohon maaf atas ketidaknyaman pelanggan akibat terhentinya pasokan tenaga listrik, dan terus berupaya meningkatkan keandalan pasokan listrik demi pelayanan terbaik untuk masyarakat," ujarnya.
Diketahui lokalisasi gangguan transmisi saat ini masih terputus di ruas GI Lopana dan GI Otam. (Leonard Wilar)



































