Kaawoan Pertanyakan Sisa Anggaran di Satpol PP Sulut
Manado, MX
Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara (Sulut), Harold Kaawoan, pertanyakan sisa anggaran ratusan juta rupiah tahun 2020 dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Provinsi Sulut.
Politisi Partai Gerindra ini mengatakan, dari laporan Satpol-PP Sulut, total realisasi anggaran untuk tahun 2020 mencapai 98 persen. Sedangkan sisa anggarannya sebesar Rp. 599 juta lebih.
"Sisa anggaran Rp. 599 juta sekian itu mubazir. Kenapa saya bilang mubazir. Karena di saat SKPD (satuan kerja perangkat daerah) yang lain minus, minim sekali anggaran," katanya saat melakukan rapat dengar pendapat (RDP) Komisi I DPRD Sulut dengan Satpol-PP Provinsi, Selasa (16/2).
Wakil rakyat daerah pemilihan (Dapil) Minahasa dan Tomohon ini mengungkapkan, dari penjelasan Kepala Satuan (Kasat) Pol-PP, Farly Kotambunan, sudah terurai terkait dengan penyebab sehingga sisa anggarannya Rp. 599 juta.
"Tadi saya tangkap ada belanja modal Rp. 300 juta sekian. PPTK-PPTK (Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan) ini harus lebih profesional lagi karena belanja modal itu sudah ada kerangka perkiraan satuan," tandasnya. (Eka Egeten)



































