Pemkot Tomohon Diharapkan Tinjau Kembali PPKM


Tomohon, MX

Pemerintah Kota Tomohon diharapkan meninjau kembali Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Suara publik ini bergaung kencang di media sosial (medsos).

Seperti yang disampaikan aktivis mahasiswa Tomohon, Reynold Rengkung, Senin (2/21).

Menurutnya, adanya PPKM di dunia pendidikan pada umumnya, tidak memengaruhi proses pembelajaran karena dilakukan secara online.

"Memang kalau dari pendidikan, torang sebagai mahasiswa soal kebijakkan PPKM, pada umumnya aman-aman saja. Memang kebijakan itu menurut saya bisa efektif untuk menekan peningkatan virus corona. Di sisi lain saya sebagai mahasiswa tetap akan mendapat ilmu lewat kuliah daring (dalam jaringan)," kata Rengkung.

Tapi kebijakan tersebut menurut Rengkung, bukan solusi untuk pelaku usaha yang ada di kota Tomohon.

" Namun tidak berlaku bagi para pelaku UMKM (Usaha Mikro Kecil Menegah), karena tidak semua pengusaha rumah makan atau cafe di Tomohon menjalankan usahanya secara daring. Kasihan, mereka kini tersiksa dan terancam bangkrut," ujarnya.

Rengkung juga menegaskan, pemerintah terkait yang membuat kebijakan ini harus meninjau kembali soal efektivitas PPKM tersebut.

"Menurut kami mahasiswa, pembuat kebijakkan ini harus melihat efektivitas dari PPKM ini. Kalau setelah diberlakukan, namun kasus Covid-19 masih saja meningkat seperti biasanya, berarti perlu ditinjau kembali. Di Tomohon fakta demikian," tegasnya.

Ia juga berharap, kebijakan tersebut dapat ditinjau dari situasi dan kondisi kota Tomohon. “Setiap kebijakan pemerintah tentu baik, tapi harus tetap dievaluasi. Sehingga dapat mempertimbangkan resiko yang ditimbulkan dari kebijakan tersebut, untuk membuat kebijakan baru yang lebih tepat,” tandasnya. (Leonard Wilar)



Sponsors

Sponsors