Foto: Sonny Saruan
Kapasitas SDM untuk Pengelolaan Ekosistem Kebudayaan di Tomohon Masih Kurang
Tomohon, MX
Dalam setahun menjabat Kepala Bidang Kebudayaan di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tomohon, Sonny Saruan, M.Pd., dorong kajian dan kerja analisis masalah terkait kebudayaan.
Dari proses tersebut, Bidang Kebudayaan mendapati sejumlah persoalan pokok di kota Tomohon. Salah satunya soal pengelolaan kebudayaan yang masyarakat pelakunya dalam daerah.
“Masalah pokok yang kita dapati, terbatasnya kapasitas SDM (sumber daya manusia) dalam pengelolaan ekosistem kebudayaan. Kurangnya langkah strategis pembinaan dalam pengelolaan kebudayaan,” kata Saruan, Jumat (29/1).
Menurutnya, akar masalah dari persoalan ini ada dua. Pertama, kurangnya anggaran kegiatan pembinaan bagi pengelolaan kebudayaan.
“Kedua, rendahnya kesadaran masyarakat dalam pengelolaan kebudayaan,” ungkap Saruan.
“Data pendukung kita, UUD RI Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan, 10 objek pemajuan kebudayaan: tradisi lisan, manuskrip, adat istiadat, ritus, pengetahun tradisonal, teknologi tradisonal, seni, bahasa, permainan rakyat, olahrga tradisonal,” paparnya. (Leonard Wilar)



































