Bertahun-Tahun Warga Tidak Dapatkan Air Dari PDAM
Tomohon, ME
Masalah distribusi air Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) terus dipertanyakan. Sejumlah kompleks pemukiman warga di sudut kota Tomoho mengaku bertahun-tahun tak disentuh pipa air PDAM.
Warga Perum Atas Kelurahan Walian Dua Kecamatan Tomohon Selatan mengaku sangat kesulitan mendapatkan air bersih. Keluhan yang disampaikan ke pihak PDAM dianggap tak digubris.
Meike Lontoh, warga Perum Atas Walian Dua Linkungan Satu, kepada Manado Express, Rabu (14/08/13) mengaku kecewa dengan pelayanan PDAM Kota Tomohon. Lontoh menganggap suara mereka tidak didengar. “So spuluh taon torang tinggal disini mar ndak pernah dapa aer PDAM,” sesalnya.
Diakui Warga sudah mencoba untuk mencari sumber air yang baru, namun usaha dianggap percuma. Warga juga telah berusaha membuat sumur bor, hingga puluhan meter, namun air tak ada juga. “Torang kasiang so coba gale sumur bor, sampe puluhan meter da gale nda dapa-dapa aer,” keluh Lontoh.
Untuk itu, satu-satunya cara yang ditempuh, dengan membeli air kepada keluarga yang letak geografis lebih rendah, yang bisa menggali sumur. Keluarga-keluarga itulah yang dijadikan tempat pembelian air bersih. "Torang kaciang kurang ja beli aer,” ujar Lontoh, miris. “Satu jam torang bayar tiga puluh ribu,” terangnya.
Lontoh yang mewakili seluruh warga Perum Atas Walian Dua lingkungan satu dan dua, menyampaikan keluhannya itu langsung dihadapan Walikota Tomohon, Jimmy F Eman SE Ak. Kesempatan itu dilakukan saat Eman turun menyapa warga setempat.
Walikota Tomohon yang kala itu menjalankan tugas memantau pekerjaan proyek pembangunan infrastruktur, dengan hangat berbaur bersama warga untuk sedikit berdiskusi, dan menyerap aspirasi masyarakat.
Eman mengaku sangat prihatin dengan kondisi warga yang ada. Untuk itu, Eman berjanji akan mengusahakan masuknya air di pemukiman ini. Eman memerintahkan pemerintah kelurahan yang kala itu mendampingi, untuk melayangkan surat ke Pemerintah Kota. Surat tersebut, akan dihantar langsung ke Kantor PDAM Kota Tomohon.
Eman mengaku akan berkoordinasi dengan pihak PDAM membuat tempat penampungan air bersih di kompleks ini. Dan secara rutin PDAM akan mengirimkan armada air bersih untuk mengisi penampungan tersebut.
“Mungkin harus ada bak-bak penampungan air,” ulas Eman. “Nanti tiap dua hari PDAM datang drop air bersih,” pungkas Walikota.(Herie soriton)



































