Terkait Penyaluran BLT-DD, BPD dan Puluhan Warga Tonsa Sambangi Kantor Hukum Tua


Motoling Barat, MX

Sejumlah warga Desa Tondei Satu (Tonsa), Kecamatan Motoling Barat, mengamuk. Belum terakomodirnya sejumlah nama yang telah diusulkan sebagai penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Desa (DD), jadi pemantik.

Puluhan warga dan BPD Tonsa pun menyambangi Kantor Sementara Hukum Tua Tonsa dan menyampaikan keluhannya, Senin (22/6).

Diketahui, sebanyak 114 nama tambahan yang disepakati dalam Musyawarah Khusus (Musus) Rabu (10/6), belum tercover. Pertemuan pun sempat memanas ketika NS, salah satu warga mempertanyakan maksud Pemdes meminta Kartu Keluarga dan Kartu Tanda Penduduk namun hingga saat ini tak ada bantuan yang diterima.

Beberapa warga yang sempat diwawancarai menyuarakan kekecewaan kepada Pemdes Tonsa. Rian Lowing salah satunya. Warga Dusun Dua ini merasa terdampak Covid-19, bahkan tidak mempunyai tempat tinggal sendiri, toh tidak menerima.

"Kemungkinan sampai saat ini kami masyarakat kecewa. Karena kami masih terdampak weta karu, yah so nda jaba kerja. Nda ada rumah, laeng ada rumah mo ba trima. Torang ini yah, minta maaf neh, kami memang kecewa yah," kata Lowing.

Beda keluhan dengan yang disampaikan Derek Yakob, warga Dusun 5. Ia mengaku kecewa dengan kesepakatan yang ditandatangani langsung oleh Hukum Tua Tonsa, Nita Lumapow. Menurutnya ada penyimpangan yang terjadi.

"Saya mewakili masyarakat Desa Tondei Satu, sangat kecewa dengan penyaluran BLT tahap dua,. Karena sudah ada usulan dari BPD, sesuai kesepakatan yang ditandatangani oleh Hukum Tua, ternyata saat ini penyalurannya tidak ada. Menurut saya itu ada penyimpangan," tutur Yakob.

Ketua BPD Tonsa, Hanly Mogogibung pun angkat bicara. Ia menegaskan jika sebanyak 114 nama tambahan sudah disepakati bersama untuk menerima BLT-DD. Masyarakat pun mempertanyakan itu. Nyatanya penyaluran ini berlangsung tanpa sepengetahuan BPD.

"Sebanyak 114 nama penerima BLT tambahan yang sudah disepakati, akan menerima BLT bersama-sama dengan penerima yang sudah ditetapkan tahap satu, tetapi kenyataannya di hari ini penyaluran dilakukan untuk BLT yang sudah ditetapkan tahap pertama. Masyarakat yang sudah terdata dalam penerima ditahap dua ini mempertanyakan itu," tegas Mogogibung saat diwawancarai.

Lanjutnya, "Memang dari BPD sendiri tidak ada informasi untuk penyaluran di hari ini, dan kami datang bersama-sama dengan puluhan masyarakat yang ikut datang di kantor Hukum Tua untuk meminta klarifikasi dari pemerintah desa."

Ketika meminta klarifikasi, pihak Pemerintah Desa, Kepala Seksi Pelayanan (Kasie) Tonsa, Maikel Sumaraw menegaskan jika Pemdes hanya menjalankan instruksi Camat Motoling Barat, Ruddy Liow, M.Pd.

"Kami telah menyalurkan BLT ini, meskipun ada beberapa yang belum sempat karena berada di kebun. Sehubungan dengan penyaluran ini, kami hanya menjalankan instruksi dari Pak Camat," ungkap Sumaraw. (Tim MX)



Sponsors

Sponsors